MANADO, Mediamanado.com – Jurusan Elektro Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus mengembangkan model pembelajaran vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia industri. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengarahkan hasil tugas akhir mahasiswa agar tidak berhenti sebagai karya akademik, melainkan dapat dimanfaatkan oleh mitra sebagai solusi atas berbagai kebutuhan di lapangan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pelaksanaan Ujian Seminar Hasil bertema Rancang Bangun dan Implementasi Sistem Informasi Berbasis Web untuk Evaluasi Kerja Sama Kampus–Industri yang dilaksanakan di Jurusan Elektro Polimdo, Senin (6/7/2026).
Ketua Jurusan Elektro Polimdo, Marson James Budiman, mengatakan perubahan pola penyusunan tugas akhir dilakukan agar penelitian mahasiswa memiliki nilai implementasi yang lebih tinggi. Menurutnya, tema penelitian kini disusun berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra sehingga hasil akhirnya dapat langsung diterapkan.
“Program seperti ini sebenarnya sudah kami jalankan sejak dua hingga tiga tahun lalu. Namun tahun ini kami lebih memfokuskan tugas akhir mahasiswa berdasarkan kebutuhan mitra agar hasil penelitiannya dapat dihilirisasi menjadi produk yang benar-benar dimanfaatkan,” kata Marson.
Ia menjelaskan, pendekatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang menekankan keseimbangan antara teori dan praktik. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menghasilkan laporan penelitian, tetapi juga menciptakan inovasi yang memiliki manfaat bagi pengguna.
Menurut Marson, selama ini masih banyak karya penelitian, baik yang dihasilkan mahasiswa maupun dosen, belum dimanfaatkan secara optimal oleh pihak mitra. Kondisi itu menjadi dasar bagi Jurusan Elektro untuk mengubah pola penelitian menjadi lebih aplikatif dan berorientasi pada penyelesaian masalah.
“Kami ingin setiap tugas akhir menghasilkan produk yang bisa digunakan, bukan hanya menjadi dokumen akademik yang tersimpan di kampus. Ketika dimanfaatkan oleh mitra, maka penelitian tersebut memiliki nilai tambah dan dampak yang nyata,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat bagi dunia industri, program hilirisasi hasil penelitian juga menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu institusi. Implementasi karya mahasiswa dinilai mampu memperkuat kerja sama dengan mitra sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Marson menambahkan, keberlanjutan program tersebut akan terus menjadi perhatian Jurusan Elektro. Menurutnya, pengembangan tugas akhir berbasis kebutuhan industri juga berkontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan penguatan akreditasi Politeknik Negeri Manado.
“Ke depan kami akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra agar semakin banyak hasil karya mahasiswa yang dapat diimplementasikan. Dengan begitu, manfaat penelitian tidak hanya dirasakan di lingkungan kampus, tetapi juga oleh dunia usaha dan dunia industri,” tutup Marson.
(YB)





