Polres Mitra Turunkan Personil Antisipasi Takbir Keliling

oleh

Loading

IMG_20210512_174133

 

MITRA, MediaManado.com – Operasi Ketupat Samrat 2021 dalam rangka Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polres Minahasa Tenggara (Mitra) mengerahkan separuh kekuatan personil pengamanan  untuk mengantisipasi adanya Takbir Keliling di malam Idul Fitri dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Kepada awak media Kapolres Mitra AKBP. Dr. Rudi Hartono, S.I.K. M.H. M.Si. mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya
terus melakukan sosialisasi ke masyarakat mengenai berbagai kebijakan pemerintah selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1442 H.

” Untuk sebentar malam dari Kepolisian akan turun lapangan untuk memantau serta pengecekan guna mengantisipasi agar tidak ada pelaksananan Takbir Keliling. Saya mengimbau kepada masyarakat agar jangan ada Takbir Keliling, mari kita sama -sama saling mengingatkan demi kenyamanan kita bersama,” ucap Rudi Hartono, Rabu (12/05/2021).

Ia menambahkan, pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini kepolisian akan mengerahkan sebagian dari personil yang ada untuk memberikan kenyamanan bagi Umat Muslim melaksanakan Ibadah Sholat Ied.

IMG_20210512_173912

” Untuk Sholat Ied nantinya kami akan kerahkan anggota untuk pengamanan guna mencegah hal yang tidak diinginkan, sekaligus anggota nantinya akan mengatur kendaraan serta arus lalu lintas agar berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Masjid yang akan terpakai nantinya untuk Sholat Ied kurang lebih 30 Masjid, maka sangat diharapkan agar nantinya semua mengikuti protokol kesehatan.

“Kami juga sudah berkoordinasi langsung dengan Ketua MUI bersama Kemenag juga yang lainnya, bahwa nanti untuk Sholat Ied hanya diisi setengah kuota yang ada dan mengikuti protokol kesehatan,” kata Kapolres Mitra.

Ia menjelaskan, saat ini Polres Mitra telah membuat empat pos PAM, yakni Pos Gunung Potong, Touluaan, Posumaen dan Ratatotok, juga Pos Pelayanan seperti di Pusat Kota Ratahan dan di Belang.

“Pos – pos yang ada selain sebagai pengamanan juga bertugas untuk melakukan pengecekan terhadap kendaraan – kendaraan yang akan masuk Mitra, yang dicurigai orang- orang yang akan mudik untuk diperiksa surat kelengkapan, jika tidak dilengkapi dengan Rapid Test, maka akan dikembalikan,” terang Rudi Hartono.

Namun sejauh ini, pantauan anggota di lapangan untuk aktivitas kendaraan di Mitra masih normal, karena untuk pelaku perjalanan saat ini belum begitu signifikan.

(Alfian)