
MANADO, MediaManado.com – Cuti liburan menjadi momentum bagi Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw untuk mengajak keluarga berliburan. Liburan bersama keluarga, tidak didampingi Pengawal Pribadi (Walpri) ataupun protap protokoler, seperti biasanya saat dirinya menjalankan tugas pemerintahan.
Maklum, para Walpri dan Protokol juga masih berstatus ‘libur’, sehingga merekapun memiliki waktu panjang berkumpul dan berlibur bersama keluarganya masing-masing.
Hal ini membuat, Wagub Kandouw harus mengurus kebutuhan keluarga sendiri sewaktu liburan.
Lihat saja, saat pesawat yang membawa Wagub Kandouw dan keluarga tiba di landasan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Minggu (09/06/2019), tak tanggung-tanggung, sosok orang nomor dua di Sulut ini, harus menenteng koper di tangan kanan dan sebuah tas di tangan kiri.
Dia pun berjalan santai sambil ‘dikawal’ putranya, si bungsu bernama Oswaldo Kandouw. Oswaldo sendiri memikul tas mengiringi langkah sang ayah yang berjalan di depannya.
Menurut Wagub Kandouw, di saat liburan seperti ini keluarganya yakin semua bisa berjalan lancar dan aman, karena negeri ini aman dan kondusif.
“Patut ditegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang aman dan cinta damai, sehingga dalam melakukan perjalanan tak perlu khawatir akan keamanan, termasuk juga di Sulut, daerah yang aman dan damai,” tandas Wagub Kandouw.
Hal ini juga menjadi signal kuat bahwa setiap orang yang datang melakukan perjalanan liburan dan wisata di Bumi Nyiur Melambai Provinsi Sulawesi Utara, akan merasa nyaman dan damai.
Karena masyarakat Sulut, sekalipun berlatarbelakang yang beragam, akan tetapi mengedepankan sikap saling menghormati dan menghargai.
Stabilitas daerah yang aman, nyaman dan damai berdampak pada semakin meningkatnya arus kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan domestik ke Sulawesi Utara. (Ferry)





