
MINUT, Mediamanado– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Minahasa Utara siap merelokasikan anggaran sisa NPHD sebesar 9 Miliar untuk penanganan dan pencegahan Virus Corona/Covid 19. Hal tersebut disampaikan Kadiv pengawasan hubungan masyarakat dan hubungan antar lembaga Rahman Ismail kepada mediamanado Senin (30/3/20).
Menurutnya, masalah virus corona ini sudah sangat memprihatinkan. Sehingga pemerintah lagi fokus dalam penanganan dan pencegahan. Adapun rapat kerja antara komisi II DPR RI bersama Menteri dalam negeri, KPU RI, Bawaslu RI dan DKKP RI pada senin 30 maret 2020, jika pelaksanaan Pilkada serentak di Tahun 2020 akan ditunda pada tahun 2021.
“Jika hasil rapat telah memutuskan penundaan Pilkada dan meminta anggaran Pilkada direalokasikan untuk penanganan Covid 19, maka Bawaslu Minut siap merealokasikan dana sisa untuk penanganan Covid 19 jika itu terus mengalami peningkatan,” ucap Ismail.
Dijelaskan komisioner yang berangkat dari jurnilis ini, bahwa anggaran Bawaslu Minut sudah dicairkan 6 Milyar, artinya masi ada 9 Milyar dari total 15 Milyar dana hibah Pilkada untuk Bawaslu Minahasa Utara. Keselamatan masyarakat adalah hal utama dan sisa dana 9 Milyar bisa dipakai untuk membantu masyarakat efek Pandemi virus Corona.
“Keselamatan masyarakat adalah utama, sisa dana 9 Milyar bisa dipakai untuk membantu masyarakat,” tuturnya Rahman seraya menyebut bahwa Bawaslu Minut tetap menunggu keputusan resmi dari Bawaslu RI. (swp)





