BITUNG, Mediamanado.com – Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos., resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Bitung periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kota (Muskot) FASI yang digelar di Cafe 8, Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Selasa (14/7/2026).
Randito mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta musyawarah sehingga ditetapkan secara aklamasi memimpin organisasi olahraga dirgantara tersebut untuk empat tahun ke depan.
Musyawarah itu sekaligus menjadi momentum pembentukan kepengurusan perdana FASI Kota Bitung serta penyusunan program kerja yang diarahkan untuk mencetak atlet berprestasi sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui olahraga dirgantara.
Kegiatan dibuka oleh Randito Maringka mewakili Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., dan dihadiri Ketua Harian FASI Sulawesi Utara, Kolonel Tum Pedro Segers, bersama jajaran pengurus serta pemerhati olahraga dirgantara.
Dalam sambutannya, Pedro Segers mengatakan kehadiran FASI Kota Bitung menjadi langkah strategis dalam memperluas pembinaan atlet aerosport di Sulawesi Utara.
Menurutnya, FASI tidak hanya bertugas mencetak atlet berprestasi, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengembangan sport tourism.
“FASI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh insan aerosport. Ke depan organisasi ini bukan hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempromosikan potensi daerah melalui olahraga dirgantara,” kata Pedro.
Ia menilai Kota Bitung memiliki potensi alam yang sangat mendukung pengembangan berbagai cabang olahraga dirgantara, mulai dari paralayang, paramotor, gantole hingga aeromodeling.
Beberapa kawasan seperti Batu Angus, Pinamunga, hingga kawasan pesisir Bitung dinilai layak dikembangkan menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event olahraga udara yang dapat menarik wisatawan.
Pedro juga memastikan FASI Sulawesi Utara siap memberikan pendampingan kepada kepengurusan baru, mulai dari penyusunan program kerja, pembinaan atlet usia dini, peningkatan standar keselamatan hingga membangun kemitraan dengan berbagai pihak.
Sementara itu, Randito Maringka menegaskan Pemerintah Kota Bitung mendukung penuh keberadaan FASI sebagai wadah pembinaan olahraga dirgantara.
Menurutnya, pemerintah akan membangun sinergi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), KONI Kota Bitung, serta berbagai pemangku kepentingan agar seluruh program organisasi dapat berjalan maksimal.
“Kami sangat mengapresiasi terbentuknya FASI Kota Bitung. Prestasi olahraga bukan hanya menjadi kebanggaan organisasi, tetapi juga membawa nama baik daerah di tingkat nasional hingga internasional. Pemerintah siap memberikan dukungan, termasuk membuka peluang kerja sama dengan sektor industri dan dunia usaha di Kota Bitung,” ujar Randito.
Ia juga menyinggung prestasi atlet terjun payung asal Kota Bitung, Sitti, anggota Bhayangkari, yang pernah mendapat kesempatan bertemu Presiden Republik Indonesia.
Menurut Randito, pencapaian tersebut membuktikan bahwa Kota Bitung memiliki potensi besar melahirkan atlet olahraga dirgantara yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Usai ditetapkan sebagai Ketua FASI Kota Bitung periode 2026–2030, Randito menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Amanah ini saya terima sebagai panggilan untuk mengabdi, membangun organisasi, dan membawa FASI Kota Bitung menjadi organisasi yang maju, profesional, serta mampu melahirkan prestasi yang membanggakan,” katanya.
Dalam kepemimpinannya, Randito mengusung visi menjadikan FASI Kota Bitung sebagai organisasi olahraga dirgantara yang profesional, berprestasi, berkarakter, dan menjadi kebanggaan masyarakat.
Visi tersebut akan diwujudkan melalui sejumlah program prioritas, di antaranya memperkuat tata kelola organisasi, membangun sistem pembinaan atlet sejak usia dini, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan sertifikasi, serta memperluas partisipasi atlet pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi, nasional hingga internasional.
Selain itu, FASI Kota Bitung juga akan memperkuat sinergi dengan TNI Angkatan Udara, Pemerintah Kota Bitung, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, KONI, serta para senior FASI.
Tak hanya fokus pada pembinaan atlet, organisasi ini juga akan mendorong promosi pariwisata melalui penyelenggaraan festival dan berbagai event olahraga dirgantara.
Menurut Randito, kolaborasi antara olahraga dan sektor pariwisata diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Saya mengajak seluruh pengurus, atlet, komunitas aerosport, pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun FASI Kota Bitung. Dengan kebersamaan, saya yakin kita mampu menghadirkan prestasi sekaligus membawa nama Kota Bitung semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Musyawarah FASI Kota Bitung juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis, di antaranya memperkuat legalitas organisasi bersama KONI dan FASI Sulawesi Utara, melakukan sosialisasi olahraga dirgantara ke sekolah-sekolah sebagai upaya regenerasi atlet, serta menjalin kerja sama dengan pelaku pariwisata untuk menggelar festival aerosport berskala regional maupun nasional.
Menutup sambutannya, Randito menyampaikan pesan yang menjadi semangat kepengurusan FASI Kota Bitung.
“Langit bukanlah batasan, melainkan awal dari keberanian untuk mengukir prestasi yang akan menjadi kebanggaan Kota Bitung.”






