
BITUNG, MediaManado.com – Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban melaporkan bahwa Pemerintah dan masyarakat Kota Bitung telah siap menghadapi bahkan menyukseskan perhelatan Pilkada Serentak yang dilaksanakan KPU.
“Saya melaporkan di hadapan pak Mendagri soal kesiapan Kota Bitung dalam menghadapi pesta demokrasi Pilkada Serentak 9 Desember 2020,” tandas Walikota Lomban usai menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak tahun 2020 dan pengarahan Gugus Tugas Covid-19 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (16/07/2020) malam.
Selain itu, Walikota Max Lomban juga memaparkan perkembangan terkini dan apa saja yang telah dilakukan oleh Gugus Tugas Pemkot Bitung dalam melakukan langkah-langkah tindakan preventif dan represif terkait percepatan penanganan Pandemi Covid-19 di Kota Bitung.

Di hadapan Mendagri Tito, Orang Nomor Satu di Kota Bitung melaporkan segala usaha dan upaya terbaik Pemkot Bitung dalam penanganan kedua agenda tersebut.
“Saya selaku Walikota Bitung akan memaksimalkan potensi yang ada untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bitung yang kita cintai,” tandas Walikota Lomban dengan nada optimis.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengharapkan kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pesta demokrasi itu.
Mendagri Tito Karnavian juga mengharapkan dukungan dari masyarakat dan menjadikan momentum Pilkada sebagai ajang untuk menekan dan penanganan Covid-19.

“Sekali lagi saya sangat optimis bahwa Pilkada di Sulut bisa berjalan dengan lancar dari sisi anggaran dan sisi kesiapan, sehingga kita memberikan dukungan, masyarakat juga memberikan dukungan. Pilkada menjadi momentum kita untuk menekan kurva pandemi sekaligus juga mendukung ekonomi,” tandas Mendagri Tito.
Adapun rakor Pilkada serentak 2020 dan penanganan COVID-19 turut dihadiri Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Syafrizal.
Selain itu, rakor juga diikuti Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Forkopimda, bupati/walikota, Ketua KPU Sulut dan Ketua Bawaslu Sulut. (Tim)





