MANADO, MediaManado.com – Relawan Autis Sulut turut memberikan masukan-masukan terhadap penyusunan draft naskah Ranperda di Ruang Rapat Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (29/03/2021).
Kedatangan mereka terkait dengan Pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) DPRD Provinsi Sulawesi Utara bersama Tim Ahli menerima aspirasi dari Relawan Autis Sulawesi Utara ini.
Adapun masukan yang disampaikan terkait kebijakan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas yakni penambahan sekolah inklusi disetiap daerah, penambahan tenaga pendidik yang akan mengajar kepada peserta didik penyandang disabilitas.
Relawan Autis Sulawesi Utara berharap adanya lembaga khusus yang dibentuk untuk mengawasi penyelenggaraan pendidikan bagi penyandang disabilitas.
BAPEMPERDA dan Tim Ahli memberi apresiasi yang tinggi kepada Relawan Autis Sulawesi Utara yang telah memberi banyak masukan dalam rangka penguatan teknis dan substantif penyusunan Ranperda Pelindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas.
Sementara itu Ketua Relawan Penyandang Disabilitas Dr Meiny Manumpil, menyampaikan bahwa pihaknya sendiri sangat berharap agar Ranperda ini memiliki kegunaan yang baik bagi anak-anak autis.
“Kami telah diundang oleh pihak DPRD Sulawesi Utara untuk bisa membantu terbentuknya Ranperda Disabilitas ini, dan kami mewakili anak-anak autis kami ingin berjuang bagi mereka, agar supaya Ranperda ini nantinya boleh berguna bagi mereka dalam perkembangannya kedepan,” ungkap Manumpil.
Demikian halnya dengan Jeane Laluyan selaku Wakil Ketua Relawan yang juga anggota DPRD Kota Manado, dirinya sangat berterima kasih atas perhatian dari pemerintah Provinsi Sulut yang mau peduli dengan anak-anak autis ini.
“Saat kami terundang kesini, kami merasa bahwa kami dianggap oleh pemerintah, karena jujur selama ini sedikit sekali yang mau menganggap kehadiran dari mereka penderita autis, jadi terima kasih untuk pemerintah provinsi terutama para pimpinan dewan yang telah bersama-sama dengan kami dalam rapat menyusun Ranperda ini karena akan sangat membantu mereka,” tutup Laluyan.
(Dian M)






