MANADO, Mediamanado.com – Koordinator Komisi I DPRD Sulawesi Utara, Royke Anter menyoroti pentingnya transparansi dan pembaruan data dalam rapat evaluasi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulut.
Dalam penyampaiannya, Royke menegaskan agar pihak dinas menyajikan data yang mutakhir kepada DPRD. Dirinya mengkritisi data yang digunakan masih per 31 Maret, padahal rapat dilaksanakan pada pertengahan Mei, sehingga dinilai tidak mencerminkan kondisi terkini.
“Ke depan, data yang disampaikan harus up to date. Jangan sampai sudah lewat satu bulan lebih masih menggunakan data lama. Ini bisa menimbulkan kesan tidak transparan,” tegas Royke.
Royke juga menyoroti rendahnya serapan anggaran pada sejumlah program, bahkan ada yang masih berada di kisaran 11 persen dan ada pula yang belum terealisasi. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius sebelum adanya wacana penambahan anggaran.
“Kalau serapan anggaran masih seperti ini, saya kira tidak perlu ditambah. Bahkan ke depan bisa saja anggaran dikurangi,” ujarnya.
Selain itu, Royke meminta agar Komisi I dilibatkan dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat. Hal ini penting agar DPRD dapat menjalankan fungsi pengawasan secara optimal serta mengetahui secara langsung distribusi bantuan di daerah pemilihan masing-masing.
Royke menegaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah, baik dalam penetapan kebijakan melalui peraturan daerah, penganggaran, maupun pengawasan sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.
Tak hanya itu, Royke juga mendorong Dinas PMD untuk menghadirkan inovasi melalui pengembangan desa mandiri. Royke menyarankan agar ke depan ditetapkan satu atau dua desa sebagai pilot project yang dapat dibina menjadi desa mandiri berbasis potensi lokal.
“Kami yakin Dinas PMD mampu mencari desa yang bisa dijadikan percontohan. Harapannya, pada 2027 Sulawesi Utara sudah memiliki desa mandiri yang mampu berkembang tanpa ketergantungan penuh pada bantuan pemerintah,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Royke menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sebagai mitra kerja. Royke berharap koordinasi yang baik dapat memastikan program berjalan efektif serta anggaran yang dialokasikan dapat terserap secara tepat sasaran.
(DM)





