Jakarta, Mediamanado.com – Sekjen DPP F-PDR Rudi D Kamri memprediksi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait persoalan yang menyangkut Gibran Rakabuming Raka akan memiliki nuansa politis.
Menurut Rudi, Istana dinilai tidak akan membiarkan MK mengeluarkan keputusan yang dianggap terlalu ekstrem. Ia juga menyoroti persoalan Surat Keterangan yang dinyatakan bermasalah, namun menurutnya tidak disertai dengan sanksi atau tindak lanjut yang tegas.
“Putusan pasti ada unsur politis. Istana tidak akan membiarkan MK membuat keputusan yang real dan ekstrem,” ujar Rudi D Kamri.
Rudi memperkirakan MK akan mengambil keputusan yang cenderung ambigu dan tidak memberikan konsekuensi yang terlalu tegas.
Namun, menurutnya, putusan tersebut tetap berpotensi memberikan dampak besar terhadap citra Gibran maupun Presiden Joko Widodo.
“Surat Keterangan dinyatakan bermasalah, tapi tidak ada punishment tindak lanjut. Prediksi saya MK akan membuat keputusan ambigu dan ngambang,” katanya.
Rudi menilai, meskipun putusan nantinya tidak secara langsung memberikan hukuman atau konsekuensi berat, dampaknya terhadap nama baik Gibran dan Jokowi tetap dapat signifikan.
“Tapi cukup membuat nama baik Gibran dan Jokowi hancur lebur. Ini yang dimau Prabowo. Sehingga Gibran tidak akan jadi ancaman bagi PS di 2029,” ujarnya.
Rudi menegaskan bahwa pandangan tersebut merupakan prediksinya terhadap arah putusan dan dinamika politik yang mungkin menyertainya.
“Itu prediksi saya,” pungkasnya.
(*/DM)





