
NAIROBI – MediaManado.com – Simulasi serangan penembakan di salah satu Universitas di kota Nairobi, Kenya, berakhir kacau. Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas dan puluhan orang luka.
Simulasi keamanan yang diadakan pada Senin 30 November 2015 di Universitas Strathmore ini pada awalnya bertujuan untuk latihan kesiapan dari para mahasiswa dan staf kampus, namun berakhir kacau ketika para mahasiswa menyangka bahwa hal tersebut adalah penembakan sungguhkan.
Dilaporkan bahwa para mahasiswa banyak yang hingga lompat keluar dari jendela karena panik. Salah satu saksi mengatakan bahwa ketika terdengar suara tembakan, sebanyak 5.000 siswa langsung saling dorong untuk berusaha kabur dari lingkungan kampus.
Pihak universitas pun memberikan konfirmasi bahwa akibat kekacauan ini, satu staf tewas karena luka di kepala dan setidaknya 31 orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka.
“Usaha untuk mengobati korban gagal dan akhirnya ia meninggal karena luka yang diderita,” kata juru bicara universitas, sebagaimana dilansir dari Al Jazeera, Selasa (1/12/2015).
Dikabarkan, rata-rata korban yang mengalami luka, karena mereka berusaha lompat dari lantai tiga bangunan kampus, dengan tujuan menghindari pelaku penembakan yang mereka tidak ketahui bahwa itu hanya simulasi belaka.
EDITOR : INYO. R.





