Salurkan 2.500 Paket Balasa, Wagub Kandouw Apresiasi Perhatian Kemenparekraf RI

oleh

Loading

20200805_181537_640x410

 

MANADO, MediaManado.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE Kandouw memberi apresiasi atas perhatian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI bagi para pelaku Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sulut yang kini masih menghadapi kondisi pandemi Covid-19 di masa New Normal.

Hal itu disampaikan Wagub Kandouw saat bersama Direktur Hubungan Antar lembaga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kartika Candra Negara menyalurkan 2.500 paket Balasa (Bahan Pokok Lauk Pauk Siap Saji) dari Kemenparekraf kepada pelaku Parekraf yang terdampak pandemi Covid-19 di Lobi Kantor Gubernur, Rabu (05/08/2020).

“Saya mengapresiasi teman-teman dari Kemenparekraf RI. Ini merupakan salah satu wujud dari sinergitas antara pemerintah daerah dengan pusat. Dan harus juga pemerintah daerah bersama-sama mengantisipasi efek Covid-19, terutama jaringan ekonomi secara khusus untuk teman teman Kemenparekraf yang ada di daerah ini,” kata Wagub Kandouw.

Wagub Kandouw mengakui bahwa Sulut paling banyak terdampak Covid-19 di sektor pariwisata.

“Sehingga bantuan ini sangat bermanfaat dan begitu nyata, simpati dan empati dari pemerintah pusat. Sekali saya atas nama Gubernur dan Pemerintah Provinsi serta masyarakat Sulut mengucapkan banyak terimakasih,” ucap Wagub Kandouw.

Dalam penyaluran Balasa nampak hadir Sekdaprov Edwin Silangen SE MS, Kadis Pariwisata Henry Kaitjily dan perwakilan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Sulut yang menerima paket Balasa.

Direktur Hubungan Antarlembaga Kemenparekraf Kartika Candra Negara mengatakan program bantuan Balasa akan terus dilanjutkan hingga pandemi Covid-19 berakhir.

“Kita akan lihat kedepan, jika dampak Covid masih ada, tentunya kita akan upayakan bantuan. Tapi lebih dari itu yang perlu kami sampaikan pesannya bahwa masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulut harus terus semangat, punya daya juang, harus berkreasi serta mempersiapkan diri di era new nomal ini. Agar ketika keadaan sudah normal. Sulut sudah siap, baik ekonomi kreatifnya maupun pariwisatanya,” ujar Kartika Candra Negara. (Ferry/*)