Sekolah Lansia Laskar Bintang Resmi Dibuka, Ellen Honandar: Jangan Pernah Merasa Tua untuk Belajar dan Bahagia

oleh

Loading

BITUNG, Mediamanado.com — Semangat untuk tetap aktif, sehat dan bahagia di usia lanjut digaungkan Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, saat membuka Sekolah Lansia Laskar Bintang Kecamatan Matuari di Kelurahan Tanjung Merah, Kota Bitung.

Di hadapan para oma dan opa peserta sekolah lansia, Ellen menegaskan bahwa usia lanjut bukan alasan untuk berhenti beraktivitas dan hanya berdiam diri di rumah.

“Daripada hanya di rumah, sekarang oma dan opa datang ke sekolah. Kita belajar, bertemu, bersosialisasi dan melakukan berbagai kegiatan bersama,” ujar Ellen.

Menurutnya, Sekolah Lansia bukan sekadar tempat belajar, tetapi menjadi ruang bagi para lanjut usia untuk menjaga kesehatan fisik dan mental sekaligus mempererat hubungan sosial.

Program tersebut dirancang dengan dua kali pertemuan setiap bulan. Dengan 12 kali pertemuan, peserta akan menjalani program selama kurang lebih enam bulan dan kemudian mengikuti wisuda.

“Kalau kuliah S1 bisa delapan semester atau sekitar empat tahun, sekolah lansia ini hanya enam bulan. Setelah itu ada wisuda,” katanya.

Ellen menyebut berbagai kegiatan dapat dilakukan dalam Sekolah Lansia, mulai dari senam, bernyanyi, permainan yang merangsang aktivitas otak, pemeriksaan kesehatan, kegiatan sosial dan keagamaan, pengembangan keterampilan, hingga kegiatan produktif dan rekreasi.

“Orang lansia mesti bahagia. Kalau hati senang, mereka bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik dan tetap bersemangat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menjadi lansia bukan berarti berhenti berkarya. Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki para lansia justru menjadi aset penting bagi keluarga dan masyarakat.

“Jangan pernah merasa tua untuk belajar. Jangan pernah merasa tua untuk berkarya. Dan jangan pernah merasa tua untuk bahagia,” pesan Ellen.

Ellen berharap Sekolah Lansia tidak hanya berkembang di Kecamatan Matuari, tetapi dapat hadir di seluruh delapan kecamatan di Kota Bitung.

Dengan begitu, para lansia di setiap wilayah mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti kegiatan pendidikan, kesehatan, sosial maupun pengembangan diri.

Sementara itu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E. tidak dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Sambutan Wali Kota dibacakan oleh Staf Ahli Wali Kota Bitung, Jefri Wowiling.

Dalam sambutannya, Hengky menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bitung, TP PKK Kota Bitung, pemerintah kelurahan serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pembentukan Sekolah Lansia Laskar Bintang.

Menurut Hengky, lansia bukan kelompok yang harus dipandang sebelah mata. Mereka merupakan bagian penting dalam keluarga dan masyarakat karena memiliki pengalaman, pengetahuan serta nilai-nilai kehidupan yang dapat menjadi teladan bagi generasi penerus.

“Jadikan sekolah ini sebagai ruang untuk bertemu, berbagi pengalaman, menjaga kesehatan, memperkuat hubungan sosial, serta membangun kehidupan lansia yang lebih mandiri dan berbahagia,” pesan Hengky.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam memberikan perhatian, kasih sayang dan penghargaan kepada orang tua maupun anggota keluarga yang telah memasuki usia lanjut.

“Keluarga adalah tempat pertama di mana para lansia merasa dihargai, dibutuhkan dan dicintai,” tegasnya.

Pemkot Bitung berharap Sekolah Lansia Laskar Bintang dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi para lansia, keluarga serta masyarakat.

Lansia sehat, keluarga kuat. Lansia aktif, masyarakat maju. Lansia bahagia, hidup semakin sejahtera.