Semester Pertama 2022: Total 15,6 Miliar KUR Sektor Parekraf Mengalir di Likupang

oleh

Loading

Screenshot_20220730-130346_WhatsApp

MINUT, Mediamanado – Direktorat Akses Pembiayaan Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menggelar kegiatan Literasi Keuangan Desa Wisata di Desa Marinsow, Likupang Timur, Sabtu (30/07/22).

Screenshot_20220730-130354_WhatsApp

Di sela kegiatan ini, Menteri Parekraf Sandiaga Uno menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung UMKM lokal yang ada di wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang. Berdasarkan laporan, khusus untuk akses pembiayaan di wilayah DSP Likupang sudah tersalur KUR Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) pada sementara pertama tahun 2022 dari empat (4) Bank, total sebesar Rp. 15,6 Miliar. dengan rincian;
BRI Rp 6,1 miliar
Mandiri Rp 5,6 miliar
BPD SulutGo Rp 2,3 miliar
BCA Rp 1,6 miliar

Screenshot_20220730-213948_WhatsApp Screenshot_20220730-213940_WhatsApp

Selain itu, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara SMF dengan Desa Wisata Paputungan dan Palaes terkait fasilitasi kredit pembiayaan Homestay sekaligus penyerahan simbolis pembiayaan Homestay dengan total jumlah kredit yang disalurkan sebesar Rp. 1,4 Miliar.

Bupati Joune Ganda mengaku bahagia dan senang sebagai pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, karena sudah nyata dihadapannya, melihat begitu besar perhatian baik dari Kementerian, yang mengendors, mendorong sehingga juga diikuti dengan Perbankan. Juga dimotori oleh Bank Indonesia, karena ini merupakan suatu hal yang luar biasa. Karena kalau BI yang menjadi motor, pasti Bank-bank yang lain akan ikut membantu.

Screenshot_20220730-213956_WhatsApp

“Sebagaimana yang disampaikan pak Deputi, ini mengangkat ekonomi mikro kecil. Dan ini betul-betul mengena langsung di masyarakat dan membuat ekonomi kecil kita menguat. Atas nama pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan seluruh jajaran menyampaikan terima kasih sudah membantu masyarakat kami khususnya yang ada di Likupang.

Screenshot_20220730-214004_WhatsApp

Yang menjadi daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang diandalkan. Dan ini merupakan wujud nyata yang akan membawa Likupang bukan hanya terkenal dari segi Pariwisatanya, tapi masyarakatnya ikut makmur dengan adanya bantuan dan dukungan dari Perbankan yang ikut mengembangkan sektor Parekraf. Sehingga target Pariwisata berkelanjutan itu akan dirasakan langsung oleh masyarakat itu juga,” ujar Bupati JG mengakhiri sambutannya.

Screenshot_20220730-213930_WhatsApp

Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara, Winter Marbun, mendukung upaya Perbankan mempermudah berbagai aspek untuk masyarakat dalam mengajukan kredit. “Apresiasi untuk teman-teman di Likupang karena dikunjungi Menteri. Dari kebijakan-kebijakan relaksasi di masa Pandemi tetap literasi maupun intermediasi oleh Perbankan bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Screenshot_20220730-214012_WhatsApp

Sementara itu, Menteri Sandiaga Uno dalamm sambutannya, mengawali dengan pantun;
Indahnya Desa Marinsow yang menawan
Membuat wisata jadi berkesan
Dengan senang hati saya ucapkan
Selamat datang para hadirin sekalian.!

Selanjutnya mas Sandi sapaan akrabnya, mengaku Menteri yang paling banyak kali datang ke Likupang. Katanya, ternyata di tengah Pandemi banyak yang berinvestasi. Karena kita berharap akan ada hotel bintang 6 yang akan dibangun di Likupang, dan saat ini akan segera rampung Hotel bintang 5 di Paputungan pertama di Sulut.

“Kami mengapresiasi sektor perbankan, karena ada KUR Sektor Parekraf. Untuk DSP Likupang ada 816.000 Debitur, dan totalnya ada Rp. 33 Triliun. Terima kasih PT. SMS yang memberikan akses pembiayaan renovasi dan membangun rumah baru untuk homestay di Paputungan, jadi hari ini ada Rp.700 juta digelontorkan. Selain ada hotel yang besar, juga homestay dan saya ucapkan selamat kepada BUMDes.

Saya ingin mengajak lembaga keuangan untuk berkolaborasi, diantaranya layanan digital banking, marketing online, CSR, program kemitraan bina lingkungan, untuk UMKM kita harus berikan keberpihakan. Karena UMKM lah yang menciptakan 97 persen lapangan pekerjaan. Partnership dengan channeling dan finntag yang siap, cakupannya harus lebih luas, harus lebih banyak dan cepat. Tidak lama dan ribet. Pinjaman perbankan harus dengan prinsip kehati-hatian tentunya. Kita juga bangga perbankan berkolaborasi semua,” ungkap Mas Menteri Sandiaga.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Henky Manurung, Kedis Pariwisata Provinsi Silut, Henry Katjily. Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara, Winter Marbun. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Fernando Butarbutar. Kadis Pariwisata Minut, Audy F. Sambul. Regional CEO Bank BRI Area Suluttenggomalut, Luthfi Iskandar.
Kepala Kantor Wilayah Bank Mandiri SulutGo, Eddy Efrata Sinulingga. Kepala Kantor Cabang Utama BCA Manado, Liau Jung Nyap. Pemimpin Divisi Kredit Komersial Bank SulutGo, Nasrudin Herlambang. Plh. Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Rita Dwi Kartika Utami. Koordinator Perbankan Kemenparekraf/Baparekraf, Mugiyanto. Direktur Keuangan dan Operasional SMF, Bonai Subiakto. Ketua Tim Pembiayaan Homestay PT SMF, Slamet Prabowo. Para pejabat Pemkab Minut dan Desa Wisata Marinsow, Paputungan, dan Palaes Perwakilan BUMDES Desa Wisata Marinsow, Paputungan, dan Palaes. (**)

Berikut nama-nama penerima pembiayaan KUR:

3 perwakilan penerima pembiayaan KUR/Debitur Bank BRI Daerah Likupang:
– Yet Abdas, Plafond Rp 15.000.000 (Jasa Akomodasi Lainnya, KUR Mikro)
– Sardius Talibana, Plafond Rp 20.000.000 (kuliner, KUR Mikro)
– Chalsum Dwi Ningrum, Plafond Rp 10.000.000 (Jasa Akomodasi Lainnya, KUR Mikro)

3 Perwakilan penerima pembiayaan KUR/Debitur Bank Mandiri Daerah Likupang
– Fiven Laurry Feyby Weku, Plafond Rp 50.000.000 (Kuliner olahan, KUR Mikro)
– Maisje Maria Rau, Plafond Rp 200.000.000 (Kuliner, KUR Kecil)
– Frans Bernard Rottie, Plafond Rp 100.000.000 (Jasa Angkutan/Travel, KUR Kecil)

2 Perwakilan penerima pembiayaan KUR/Debitur Bank BCA Daerah Likupang:
– Indria Lighaya Suwu, Plafond Rp 350.000.000 (Kuliner, KUR Kecil)
– Agustien Tineke Kandou, Plafond Rp 150.000.000 (Kuliner, KUR Kecil)

2 Perwakilan penerima pembiayaan KUR/Debitur Bank BPD SulutGo Daerah Likupang:
– Johanes Hamdie Christian Pontoh, Plafond Rp 25.000.000 (Kriya, KUR Mikro)
– Rommy Joeseph Katuuk, Plafond Rp 30.000.000 (Kriya, KUR Mikro)

Penulis: Sweidy Pongoh