Siapkan Lahan, Walikota Max Lomban Seriusi Bitung Jadi Lokasi Pembangunan Pusat Data Nasional

oleh
Walikota Max Lomban menyerahkan gambar lahan untuk rencana pembangunan Data Center Nasional kepada Menkominfo Johnny G Plate saat berkunjung ke lokasi di Kelurahan Pinokalan Kecamatan Ranowulu, Selasa (28/07/2020)

Loading

Walikota Max Lomban menyerahkan gambar lahan untuk rencana pembangunan Data Center Nasional kepada Menkominfo Johnny G Plate saat berkunjung ke lokasi di Kelurahan Pinokalan Kecamatan Ranowulu, Selasa (28/07/2020)
Walikota Max Lomban menyerahkan gambar lahan untuk rencana pembangunan Data Center Nasional kepada Menkominfo Johnny G Plate saat berkunjung ke lokasi di Kelurahan Pinokalan Kecamatan Ranowulu, Selasa (28/07/2020)

 

BITUNG, MediaManado.com – Masuknya Kota Bitung sebagai salah satu dari 4 daerah (Kepulauan Riau, Jakarta Ibukota Baru RI, Bitung) titik pembangunan Pusat Data Nasional dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI langsung direspon Pemkot Bitung.

Menurut Walikota Maximiliaan Jonas Lomban, bentuk respon dan keseriusan terhadap rencana pembangunan Pusat Data Nasional berupa penyediaan lahan yang terletak di Kelurahan Pinokalan Kecamatan Ranowulu.

“Lokasi ini (Kelurahan Pinokalan, red) sudah disurvei awal oleh tim Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), tetapi keputusan ada di tangan pak Menteri. Yes or No adalah Menteri yang memutuskan,” kata Walikota Max Lomban saat mendampingi Menkominfo Johnny G Plate di lokasi pembangunan, Selasa (28/07/2020) sore.

Walikota Lomban menambahkan bahwa lokasi yang disiapkan Pemkot Bitung untuk rencana pembangunan Pusat Data Nasional di kawasan Timur Indonesia, sesuai tata ruang sebagai pengembangan pemukiman yang baru direlokasi dan telah dibebaskan.

Sementara Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan, ada beberapa skenario rencana pembangunan Pusat Data Nasional dengan persyaratan yang harus dipenuhi suatu wilayah.

“Ada skenario Empat titik, Tiga titik dan Dua titik pusat data. Mana yang akan dipilih tentu sangat tergantung dari evaluasi yang menyeluruh. Saya akan mengawali proses evaluasinya dari Bitung yang Walikotanya adalah Kakak Max,” kata Menkominfo Johnny G. Plate.

IMG-20200728-WA0183

Menkominfo menjelaskan, Data Center Nasional bukanlah satu komputer biasa saja, karena Pusat Data Nasional terkait data bangsa dan negara saat ini dan potensi masa depannya.

“Kalau data kita tidak dikelola dengan baik, kita tidak tahu masa depan bangsa dimana dan juga bisa berpindah tangan lintas negara. Data kita bisa dikuasai bangsa lain, sehingga bangsa lain bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan kita,” tandas Menkominfo.

Oleh karena itu, tambah Menkominfo, ada beberapa persyaratan yang akan dinilai dan dievaluasi wilayah tersebut bisa dibangun menjadi Pusat Data Nasional.

Diantaranya harus menyediakan lahan yang memadai dengan semua syarat geologi. Selain itu harus didukung penggelaran kabel optik dan power supply yang memadai, karena jika listrik mati, maka datanya juga akan mati.

Disamping itu, dilihat juga dari sisi aksesbilitasnya hingga security sistem yang berlapis mulai dari luar hingga ke dalam, mengingat terkait keamanan data negara.

Akan tetapi dengan keseriusan Pemkot Bitung menyediakan lahan, Menkominfo Johnny G Plate menjamin pembangunan Pusat Data Nasional dapat dilakukan di Kelurahan Pinokalan Kecamatan Ranowulu pada tahun 2020 ini. (Tim)