Singkronisasi Visi dan Misi JG-KWL, Langkah Awal Direktur Baru di RSUD MWM

oleh
Serah terima jabatan Direktur RSUD Maria Walanda Maramis dari dokter Sandra Rotty ke dokter Joice Katuuk dihadiri Kadis Kesehatan dan Kabid Mutasi Hendry Anapu.

Loading

Screenshot_20220217-085630_Facebook

MINUT, Mediamanado – Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune Ganda dan Wabup Kevin Lotulung kini memberikan kepercayaan kepada Dr. dr Joice Katuuk, M.Kes sebagai Direktur RSUD Maria Walanda Maramis sejak pekan lalu (11/02/22).

Serah terima jabatan Direktur RSUD Maria Walanda Maramis dari dokter Sandra Rotty ke dokter Joice Katuuk dihadiri Kadis Kesehatan dan Kabid Mutasi Hendry Anapu.
Serah terima jabatan Direktur RSUD Maria Walanda Maramis dari dokter Sandra Rotty ke dokter Joice Katuuk dihadiri Kadis Kesehatan dan Kabid Mutasi Hendry Anapu.

Selasa (15/02/22) lalu, bertempat di Aula RSUD, dilakukan serah terima jabatan dari dokter Sandra Rotty ke dokter Joice Katuuk yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BPKSDM yang diwakili oleh Kabid Mutasi Hendry Anapu.

Usai Sertijab, Direktur Joice mengaku, jika kedepannya sehubungan dengan program, tentu akan mengacu dan mensinkronisasikan dengan visi -misi pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang duturunkan kepada OPD dan khususnya di RSUD dari Pemkab.

Penandatanganan berita acara serah terima jabatan.
Penandatanganan berita acara serah terima jabatan oleh mantan Direktur, dokter Sandra Rotty.

“Tentu dari Visi dan Misi itu, apa yang akan kita turunkan di Bidang kesehatan (rumah sakit). Sesuai informasi, tahun lalu RSUD sudah BLUD (badan layanan umum daerah). Sehingga, pengelolaan keuangan sudah lebih fleksibel untuk kemajuan program yang ada dan berstatus terakreditasi madya,” ujarnya kepada mediamanado.com.

Lebih lanjut ditambahkan Direktur Joice, yang menjadi harapan baginya akan mengembangkan program yang selaras, bersingkronisasi dengan apa yang menjadi program prioritas nasional yang diturunkan ke daerah dan apa juga yang menjadi kebutuhan di rumah sakit, itu perlu diselaraskan.

“Perlu disingkronisasikan dan diselaraskan sehingga tidak ada tumpang tindih dan baik dalam pelayanannya maupun dalam hal manajemen kesehatan rumah sakit. Untuk itu, apa yang baik yang sudah dilakukan oleh pimpinan sebelumnya, yaitu dokter Sandra Rotty, akan kami lanjutkan, sedangkan apa yang menjadi permasalahan dan PR (pekerjaan rumah) dan tantangan kedepan akan kami tindaklanjuti dan benahi bersama,” tukasnya yang diiyakan oleh mantan direktur dokter Sandra Rotty.

Ta lupa juga, ditambahkan Direktur yang belum lama menyelesaikan tugas belajar Doktor ini, mengajak seluruh jajaran agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik di RSUD Maria Walanda Maramis untuk sama-sama menunjang program pemerintah kabupaten Minahasa Utara.

dokter Sandra Rotty saat menerima bingkisan dari Pegawai Rumah Sakit.
dokter Sandra Rotty saat menerima bingkisan dari Pegawai Rumah Sakit.

Dokter Sandra Rotty usai pergantian dan belum ada penempatan di OPD lain, mengaku jika dirinya siap mengabdi dan memberikan bantuan kepada Direktur Baru di RSUD Maria Walanda Maramis.
“Soal penempatan itu keputusan pimpinan dalam hal ini Bupati. Sesuai informasi masih di rumah sakit dan kebetulan chemistry saya dengan dokter Joice sangat baik, pada prinsipnya kami menyadari posisi sekarang ini,” tukas dokter Sandra. (**)

Penulis: Sweidy Pongoh