Mitra, MediaManado.com – Jelang Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-34 Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Yang nantinya dilaksanan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mitra, terlihat dari kesigapan panitia dalam mengatur rekayasa denah lalu lintas di wilayah Tombatu Barat yang terus di matangkan.
Demi suksesnya agenda besar yang akan digelar pada hari Kamis-jumat 25-26 November 2021, panitia pelaksanan terus berinovasi dengan membuat alur peta demi kelancaran arus kendaraan.
Ketua Panitia SMST ke-34, James Sumendap menyampaikan, denah ini dibuat agar peserta SMST ke-34 paham mulai dari pintu masuk lokasi, area penting lain, hingga pintu keluar.
“Rekayasa lalu lintas ini dipersiapkan untuk kelancaran dan suksesnya kegiatan SMST ke-34,” ucap James Sumendap yang juga sebagai Bupati Mitra.
Denah tersebut (gambar terlampir di atas) juga tertera lokasi parkir, salah satunya parkir VVIP, yakni Gubernur dan rombongan, serta Anggota Sinode GMIM (Ketua Sinode dan Sekretaris Umum, serta rombongan).
Demikian juga dengan parkir kendaraan peserta, di mana disiapkan juga lokasi parkir alternatif di lapangan SMP Negeri 1 Touluaan.
Selain itu, lokasi penting lain yang juga perlu diperhatikan, yakni tempat pendaftaran, tempat untuk antigen, dan pos keamanan.
Sementara, untuk jalur pintu masuk dari Silian depan Gereja GMIM Getsemani menuju Senayan Desa Lobu Satu, Kecamatan Touluaan, sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
Dan untuk akses pintu keluar ke arah Desa Lobu Satu melalui pertigaan depan Polsek Touluaan. (***//Alfian)






