Stasi Kulu Jadi Pusat Perayaan Jumat Agung Umat Katolik Regio Pantai Barat Paroki Kokoleh

oleh

Loading

 

MINUT, MediaManado.com – Perayaan Jumat Agung Umat Katolik Regio Pantai Barat Paroki St Fransiskus de Sales Kokoleh berlangsung lancar dan khidmat.

Perayaan Jumat Agung Regio Pantai Barat Paroki St Fransiskus de Sales Kokoleh dipusatkan di Stasi Kulu, Jumat (07/04/2023).

Perayaan Penghormatan Salib dipimpin Pastor Cheryl Tanod Pr diikuti seluruh umat yang hadir

 

Regio Pantai Barat Paroki St Fransiskus de Sales Kokoleh terdiri atas Umat Katolik Stasi Kulu, Stasi Paputungan, Stasi Tarabitan, Stasi Maliambao, Stasi Werot dan Stasi Batu.

Perayaan Jumat Agung yang dipusatkan di Stasi Kulu diawali dengan prosesi Jalan Salib Hidup yang diikuti seluruh Umat Katolik Regio Pantai Barat. Umat terlihat khusyuk dan khidmat dalam mengikuti prosesi Jalan Salib dari perhentian I hingga perhentian XIV sebagai bentuk pengungkapan iman akan misteri Kisah Sengsara dan Wafat Yesus Kristus.

 

Teatrikal Jalan Salib yang diperagakan Umat Katolik Stasi Kulu menunjukkan begitu kuat iman umat dalam penghayatan misteri penebusan Yesus Kristus atas dosa umat manusia.

Jalan Salib ini berakhir di kompleks Gereja Katolik Stasi Kulu.

Usai Jalan Salib, Umat Katolik Regio Pantai Barat Paroki St Fransiskus de Sales Kokoleh melanjutkan dengan Liturgi Sabda, Penghormatan Salib dan Komuni Suci.

Umat menerima Komuni Suci

 

Perayaan di dalam gedung Gereja Katolik Stasi Kulu dipimpin Pastor Cheryl Tanod Pr, pastor yang membantu merayakan Ekaristi Kudus pada Umat Katolik Paroki St Fransiskus de Sales Kokoleh selama Pekan Suci, Tri Hari Suci dan Pesta Paskah.

Dalam khotbah, Pastor Cheryl Tanod Pr memberikan pesan iman yang sangat penting sebagai fondasi kuat umat beriman.

 

“Umat Katolik patut bangga, karena dengan Tanda Salib dalam memulai aktivitas, umat menjunjung tinggi makna Salib, yang bukan hanya sekedar lambang penderitaan dan kematian serta hukuman, akan tetapi Salib melambangkan kemuliaan Tuhan. Jadi umat Katolik jangan segan-segan membuat Tanda Salib (Dalam Nama Bapa, Putra dan Roh Kudus) dimana saja dan kapan saja kita beraktivitas,” pesan Pastor Cheryl Tanod Pr di hadapan Umat Katolik Regio Pantai Barat yang mengikuti Perayaan Jumat Agung.

Selain itu, Pastor Cheryl Tanod Pr juga mengingatkan Umat Katolik bahwa perayaan pada Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung dan VigiliPaskah/Paskah) merupakan satu kesatuan dalam perayaan.

“Makanya, Umat Katolik harus ikuti perayaan pada tiga hari Suci itu. Tanda Salib awal perayaan dilakukan Imam atau pemimpin ibadah pada Kamis Putih, dan akan ditutup Berkat Meriah pada Pesta Paskah,” kata Pastor Cheryl Tanod Pr.

Usai khotbah, dilanjutkan dengan Penghormatan Salib yang diikuti seluruh umat yang hadir.

Perayaan Jumat Agung ditutup dengan penerima Komuni Suci oleh umat.

Diinformasikan, Perayaan Jumat Agung Umat Katolik Regio Pantai Barat Paroki St Fransiskus de Sales Kokoleh pada tahun 2024 nanti, akan dipusatkan di Stasi Werot.