MANADO, Mediamanado.com – Politisi Partai Nasdem Sulut ini, yang juga adalah Anggota Bangar, Stella Runtuwene, mengingatkan soal dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diterima oleh Pemerintah Provinsi yang dialokasikan untuk proyek padat karya kiranya dapat dilaporkan secara menyeluruh ini sangat penting dilakukan agar Banggar dapat mensosialisasikan kemasyarakat soal pemanfaatan dan PEN.
Menurutnya perlu ada laporan secara tertulis terksit pemanfaatan dan PEN agar bisa dilihat proyek padat karya mana saja yang dibiayai oleh dana PEN.
“Untuk mendapatkan resume yang nantinya dapat dicocokan dengan apa yang menjadi kebutuhan rakyat kami minta data laporan proyek padatkarya nana saja yang menggunakan dan PEN,” kata Runtuwene saat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2020 antara TAPD Sulut bersama Banggar DPRD Sulut pada Rabu (16/6/2021).
Wakil Ketua Komisi III bidang pembangunan DPRD Sulut ini juga mengatakan, perlunya sebuah laporan mengingat kebijakan<span;> penetapan anggaran program yang dilaksanakan lewat APBD sering terjadi politik kepentingan padahal ada banyak aspirasi masyarakat yang sifatnya mendesak dan telah lama bahkan bertahun-tahun terbengkalai namun sering lupa diakomodir padahal sangat nendesak dan dibutuhkan masyarakat.” Kami berharap skala prioritas program yang ditetapkan lebih mengutamakan urgensi dari apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bukan pada kepentingan,” kata Runtuwene.
Terkait APBD Sulut tahun anggaran 2020 yang laporan pertanggungjaeabannya sementara dibahas oleh Badan Anggaran DPRD Sulut, terjadi dua kali Refocusing, sehingga Pemerintah lebih mengutamakan bagaimana melaksanakan penanganan kesehatan untuk masyarakat serta melaksanakan proyek strategis.
(Dian M)






