Sualang : Pelajar Hari Ini, Pemimpin Hari Esok Haruslah Jadi Pemimpin Berbudaya

oleh
JENRY SUALANG SPD MAP, Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut

Loading

JENRY SUALANG SPD MAP, Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut
JENRY SUALANG SPD MAP, Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut

 

BOLMONG, MediaManado.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah Kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw (ODSK), secara terus menerus menciptakan sumber daya manusia unggul dan hebat untuk Sulawesi Utara kedepan. Apalagi menyiapkan pemimpin masa depan yang benar-benar diharapkan dan patut diteladani, haruslah seorang pemimpin yang berbudaya.

“Karena hanya sedikit pemimpin yang hebat, pintar dan berbudaya. Dan mereka inilah yang patut diteladani,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Jenry Sualang SPd MAP di pembukaan kegiatan Festival Seni Budaya Jawa-Tondano di Kosio, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow,
Kamis (27/02/ 2020) siang.

Menurut Sualang, kini saatnya pemimpin masa depan di Sulut mulai disiapkan dengan baik, termasuk pemimpin yang berbudaya. Dan hal ini dimulai dari kalangan para pelajar dan mahasiswa.

“Pelajar hari ini, pemimpin hari esok,” ucap Sualang seraya mengajak para pelajar memegang komitmen itu untuk bersiap-siap menjadi pemimpin masa depan di daerah.

Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut inipun berlandaskan pada dua aturan yaitu Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003 dan Undang-undang NomorĀ 5 tahun 2017 Pemajuan Kebudayaan.

Kedua UU itu, tambah Sualang menegaskan soal bagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan manusia Indonesia yang seutuhnya, yaitu manusia yabg memiliki kecerdasan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

20200227_200158_640x343

“Sehingga, baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota serta elemen masyarakat, diantaranya KKIJ, kita secara bersama-sama mencari figur pemimpin cerdas secara intelektual, yang menghargai budaya sendiri, budaya sesama, dan budaya antar daerah,” tandas Sualang.

Selain itu, diperlukan figur pemimpin yang cerdas emosional sosial, yabg menghargai orang lain, menghargai karya orang lain.

“Dan juga figur pemimpin cerdas spiritual. Namun dari ketiga kecerdasan figur pemimpin, diperlukan juga kecerdasan seni dan budaya,” ungkapnya.

Untuk itu, dia mengajak baik orang tua maupun masyarakat agar mendorong dan memotivasi anak-anak untuk tetap giat belajar, terutama agar anak-anak bisa sekolah atau tidak putus sekolah.

“Bagi orang tua, janganlah bersikap egois, mari kita berpikir kedepan, karena tantangan anak-anak kita kedepan lebih berat. Bila ada anak tidak ke sekolah, mari kita tegur, agar dia bersekolah. Karena anak-anak kita saat ini, akan menjadi keterwakilan kita di masa depan sebagai seorang pemimpin di daerah kita,” tutup Sualang.

Diketahui, Festival Seni Budaya Jawa-Tondano XV tahun 2020 banyak diikuti para pelajar dan mahasiswa yang berasal dari Sulut, Gorontalo dan Sulteng. (Ferry)