Tahapan Sudah Bergulir, Pilkada 9 Desember Final

oleh
OLLY DONDOKAMBEY SE DAN DRS STEVEN OE KANDOUW, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara

Loading

OLLY DONDOKAMBEY SE DAN DRS STEVEN OE KANDOUW, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara
OLLY DONDOKAMBEY SE DAN DRS STEVEN OE KANDOUW, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara

 

MANADO, MediaManado.com – Pilkada Serentak dinyatakan final berlangsung pada 9 Desember 2020. Keputusan tersebut telah diambil pemerintah pusat dengan pertimbangan yang matang dan komplit.

Tahapannya pun kembali berlangsung sejak Senin 15 Juni 2020, kemarin. Dan setiap tahapan, wajib menerapkan protokol standar Covid-19.

Menurut Kadis Komunikasi, Informatika dan Persandian Daerah Provinsi Sulut Christian Talumepa SH MSi melalui Kabid Kominfo Publik, tidak ada opsi lain selain waktu yang sudah diputuskan pemerintah pusat dan disetujui pemerintah daerah, dimana pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah itu berlangsung.

“Menurut plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum/Kapuspen Kemendagri Dr. Drs. Bahtiar M.Si dalam rapat konsolidasi pelaksanaan sosialisasi PiIkada serentak tahun 2020.  Melalui zoom meeting tanggal 10 juni 2020, katanya tidak ada opsi lain, keputusan sudah diambil bahwa Pilkada dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020,” kata Kabid Kominfo Publik Dra Ivonne Kawatu, Selasa (16/06/2020) pagi.

Ditekankan pula bahwa setiap Tahapan Pilkada memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Pesan beliau, sangat diharapkan dukungan dan peran Pemerintah Daerah; Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam menjamin ketersediaan Anggaran, menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan, menjaga Netralitas ASN, memberikan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) kepada KPU dan mendukung penyelenggara Pemilu dalam setiap Tahapan Pilkada 2020 dengan menggunakan Protokol Covid-19,” terang Kawatu.

Diharapkan juga, dalam menyukseskan kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak agar dapat mengoptimalkan Forkopimda, mendorong sinergitas Aparat dan Stakholder terkait, mengoptimalkan peran Forum Kemitraan serta mendorong peran Toga (Tokoh Agama), Tomas (Tokoh Masyarakat), Todat (Tokoh Adat) dalam menjaga kondusifitas.

EDWIN SILANGEN SE MS, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut
EDWIN SILANGEN SE MS, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut

Pemerintah Provinsi itu sendiri menurut Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw dalam pengatar Diskusi Webinar yang digelar AIPI Cabang Manado bekerjasama dengan JADI mengatakan, optimis bahwa Sulawesi Utara sudah siap melaksanakan Pilkada Damai Covid 19 dan Demokratis.

“Dan tentu sangatlah diperlukan dukungan peranserta masyarakat untuk mampu bekerjasama dengan Pemerintah dan Penyelenggara serta menaati semua aturan Pilkada dan aturan Protokol Kesehatan pada saat pelaksanaan Pilkada di setiap tahapannya. Bahkan lebih dari pada itu, di tengah pandemi ini diharapkan ada peningkatan Partisipasi Pemilih, sehingga Sukses Pilkada bisa tercapai,” terangnya.

#Sosialisasikan bersama, #Narasi Utama, #Pilkada Serentak 2020, #Jurdil, #Luber, # Aman Covid-19.

“Dan di akhir meeting, ada tampilan slide dari
Menteri dalam Negeri RI Mengucapkan
Selamat Berjuang bersama dan Bergotong royong, kita akan memenangkan, perang melawan Covid -19, Insya’Allah (Prof. Dr. Muhammad Tito Karnavian Ph.D),” ucap Kawatu.

“Ini adalah ujian kepemimpinan dimasa krisis memerlukan terobosan kreatif. Memerlukan kemampuan inovatif. Penangan Covid-19 bisa ditekan, ekonomi hidup dan kemudian permasalahan cepat selesai,” kata Menteri Tito saat itu.

Pemerintah Provinsi, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE mengajak seluruh masyarakat di daerah ini untuk ikut berpartisipasi memyukseskan Pilkada Serentak 9 Desember 2020, termasuk tahapan yang dilaksanakan oleh lembaga penyelenggara Pemilu di daerah.

“Marilah kita mendukung dan menyukseskan serta mewujudkan, Sulut sebagai Pelopor Pilkada Damai dengan melumpuhkan Covid- 19.  Kiranya Tuhan Berkenan dan melindungi kita semua,” kata Gubernur Olly pada beberapa kesempatan.

Tahapan-tahapan Pilkada sampai menuju Hari-H (9 Desember 2020) hingga tahapan sesudahnya (masa pengumuman penetapan pemenang) bahkan saat pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota yang baru, menjadi catatan emas Indonesia, termasuk Sulawesi Utara menjalankan Demokrasi, sekalipun berada dalam kondisi apapun yang melanda Ibu Pertiwi ini, apalagi di masa Pandemi Covid-19 ini dan di era tatanan New Normal. (Ferry)