JAKARTA, MediaManado.com – Sulawesi Utara mencatat terobosan gemilang di awal tahun 2021 melalui direct call ekspor komoditi pertanian dan perikanan ke Jepang sebanyak 65,5 ton (65.512,50 kg). Dengan begitu Sulut berhasil menyumbang devisa senilai 232.706 USD atau setara dengan Rp3,23 miliar bagi Indonesia meski di tengah kondisi pandemik Covid-19.
Tentunya, terobosan Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw mendapat perhatian serius pemerintah pusat.
Apalagi Gubernur Olly melaporkan secara langsung melaporkan terobosan Sulut tersebut saat melakukan audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Selasa (23/02/2021).
Baik Gubernur Olly maupun Menteri KP Trenggono pun membahas perkembangan industri perikanan di Sulut dan peluang bertambahnya nilai ekspor komoditi perikanan Sulut di luar yang sudah berjalan selama ini, seperti ke negara Jepang.
Tak bisa dipungkiri, Sulut memang memiliki sumber daya perikanan yang tinggi serta memiliki letak yang sangat strategis di Asia Pasifik.
Guna memberi dukungan penuh pada terobosan Sulut, maka Menteri Trenggono rencananya akan melakukan kunjungan kerjanya bersama jajaran KKP ke Sulut pada Maret 2021.
Kunker inipun bertujuan untuk meninjau industri perikanan di Sulut dan beberapa agenda penting lainnya.
Diketahui, saat beraudiensi, Gubernur Olly turut didampingi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut Rocky Wowor.
(Ferry/*)






