Tindaklanjuti Virtual Meeting dengan Dirjen Kebudayaan, Sualang Surati Kabupaten dan Kota Terkait Nasib Pekerja Seni Budaya Terdampak Covid-19

oleh

Loading

Virtual Meeting Dirjen dan Sekretaris Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI dengan Kadis Kebudayaan Jenry Sualang terkait nasib para pekerja Seni dan Budaya yang terdampak Covid-19
Virtual Meeting Dirjen dan Sekretaris Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI dengan Kadis Kebudayaan Jenry Sualang terkait nasib para pekerja Seni dan Budaya yang terdampak Covid-19

 

MANADO, MediaManado.com – Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Jenry Sualang SPd MAP menindaklanjuti arahan Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI terkait stimulus jaring pengaman sosial berupa bantuan bagi para pekerja Seni dan Budaya yang terdampak Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara.

“Untuk itu, Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut telah menyurat kepada Kepala Dinas yang membidangi Bidang Kebudayaan se-Kabupaten dan Kota di Sulut. Surat Dinas yang kami kirimkan itu merupakan tindaklanjut dari hasil Virtual Meeting Kepala Dinas Kebudayaan se-Indonesia dengan Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid dan Sekretaris Dirjen Kebudayaan Sri Hartini mengenai Fokus Dampak Covid-19 terhadap pekerja seni budaya,” ujar Jenry Sualang kepada MediaManado.com, Kamis (09/04/2020) siang.

20200409_170616_600x648

Atas dasar hasil Virtual Meeting itu, kata Sualang, maka pihaknya meneruskan hal itu kepada seluruh Kepala Dinas Kebudayaan yang ada di Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara untuk segera mendata dan memasukan para pekerja seni dan budayanya yang terkena dampak Covid-19.

Menurut Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut ini, masih maraknya penyebaran Covid-19 telah menyebabkan kesukaran pada seluruh aspek, termasuk sektor kebudayaan.

Guna mendukung upaya pemerintah untuk tetap #dirumahaja, banyak cagar budaya dan museum ditutup untuk sementara sampai waktu yang belum ditentukan.

Akibatnya, para pekerja di sektor yang mendukung cagar budaya dan museum yang mengandalkan penghidupan dari aktifnya cagar budaya dan museum itu pun untuk sementara waktu kehilangan sumber mata pencaharian.

JENRY SUALANG SPD MAP, Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut
JENRY SUALANG SPD MAP, Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut

 

“Untuk membantu para pekerja budaya terdampak, Direktorat Jenderal Kebudayaan melakukan inventarisasi para pekerja di sektor yang mendukung cagar budaya dan museum yang terdampak secara ekonomi oleh Covid-19,” tambahnya.

Sualang juga mengatakan pihak Ditjen Kebudayaan menawarkan bagi para Sahabat Budaya pekerja komunitas sejarah, cagar budaya atau museum yang terdampak secara ekonomi oleh Covid-19 agar mengunjungi situs bit.ly/borangptcbm dan mengisi data di sana.

Diketahui, dari 165 data yang diusulkan dan masuk melalui Aplikasi situs di atas, baru 65 orang yang memenuhi syarat.

20200409_170633_640x405

Sementara untuk pendataan pekerja Seni dan Budaya yang terdampak Covid-19 di Kabupaten dan Kota di Sulut, memiliki kriteria sebagai berikut;

1. Pendapatan perbulan di bawah 10 juta;
2. Tidak memiliki pekerjaan lain diluar kesenian;
3. Sudah berkeluarga/Belum terdaftar PKH;
4. BeIum Berkeluarga/Belum terdaftar Kartu Pra-Kerja.

“Data tersebut dapat segera dimasukan selambat-lambatnya pada hari Sabtu, 11 April 2020 melalui WA Grup SKPD Kabupaten/Kota, untuk kami kirimkan ke Ditjen Kebudayaan via Email dan akan ditindaklanjuti serta akan diberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada yang terdata,” tutup Jenry Sualang. (Ferry)