Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, RSUD Minut Gelar Rakor

oleh
MEETING ZOOM: Rapat Virtual dipimpin oleh Direktur RSUD bersama para Dokter Spesialis.

Loading

 

Direktur RSUD dr Sandra Rotty
Direktur RSUD dr Sandra Rotty melakukan rapat koordinasi secara virtual dengan dokter-dokter spesialis.(swphoto)

MINUT, Mediamanado- Pemerintahan pasangan Joune Ganda dan Kevin Wiliam Lotulung tampaknya seriusi mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dimana, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara pada APBD tahun anggaran ini, sedikitnya telah mengikut sertakan 55 ribu masyarakat dalam program BPJS.
“Melalui jaminan kesehatan BPJS, pemkab telah menggelontorkan dana di Dinas Kesehatan ada sekitar kurang lebih Rp. 27 miliar untuk 55 ribu masyarakat. Tentunya, dengan telah dianggarkan oleh Pemkab, upaya peningkatan pelayanan kesehatan harus lebih ditingkatkan,” ujar dr. Sandra Rotty Direktur RSUD Maria Walanda Maramis.

MEETING ZOOM: Rapat Virtual dipimpin oleh Direktur RSUD bersama para Dokter Spesialis.
MEETING ZOOM: Rapat Virtual dipimpin oleh Direktur RSUD bersama para Dokter Spesialis.

Lebih lanjut ditambahkan, bahwa pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan para dokter spesialis yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Maria Walanda Maramis Kabupaten Minahasa Utara, secara daring.

“Pentingnya dilakukan rapat secara virtual dengan para dokter spesialis dalam upaya peningkatan mutu dan pelayanan. Hal ini sesuai dengan penegasan Bupati terhadap kinerja, disiplin dan komitmen segenap ASN dan THL di Pemkab Minut dalam upaya peningkatan pelayan publik termasuk komitmen dari pada dokter ahli PNS yang ditugaskan di RSUD dalam bentuk monitor absensi di segenap OPD,” ujar Direktur dr Sandra kepada Mediamanado.

RSUD ditambahkan dokter Sandra, telah memberdayagunakan pelayanan kesehatan mulai dari puskesmas sampai RSUD dengan tenaga medis khusus dokter spesialis. Dimana, peran secara maksimal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan RSUD.

“Dalam pengarahan Bupati (Joune Ganda), ditegaskan insentif akan meningkat jika kinerja meningkat, demikian sebaliknya. Kami di RSUD perlu tingkatkan jejaring rujukan antara puskesmas dengan RSUD sebagai Ibu dari pelayanan tingkat dasar ke rujukan pelayan tingkat lanjut sebagaimana alur rujukan ke RSUD sebagai amanat dari kepedulian Bupati dgn pemberian jaminan BPJS kepada masyarakat Minut.

Untuk itu, dari hari ke hari RSUD berbenah diri agar supaya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang baik serta pasien merasa nyaman jika di rawat di rumah sakit dapat mempercepat proses kesembuhan,” tukasnya. (**)

Penulis: Sweidy Pongoh