MANADO, MediaManado.com – Seruan Gerakan Doa Bersama oleh Gubernur Olly Dondokambey SE mendapat sambutan baik dari Tokoh Agama di Sulawesi Utara bersama Jaringan Doa Nasional, BAMAG-LKKI, PELSIS Sulut, dan Jaringan Pemuda Lintas Agama.
Demikian disampaikan Evans Steven Liow S.Sos selaku Kepala Badan Kesbangpol Sulut yang juga Ketua Harian Paskah Nasional dan Konferensi Nasional FKUB VI tahun 2020, Senin (16/03/2020).
“Doa diawali dengan PERGUMULAN Dunia terhadap ancaman pandemi Corona. Selanjutnya, berdoa bagi Bangsa dan Negara, khususnya Pemerintah Pusat Bapak Presiden Ir Joko Widodo dan Jajaran Kemeterian Kesehatan. Begitu juga dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur bersama jajaran Kesehatan para medis sampai tingkat kota dan Kabupaten. Didoakan agar wabah ini jauh dan lenyap di muka bumi ini,” ungkap Steven Liow.
Menurut Steven Liow, Doa Bersama dipimpin Ketua FKUB Sulut Pdt Lucky Rumopa MTh, Pdt Haezar Sumual MTh (Kristen), Idewa Rai Suti (Hindu), Honi Lionardi (Budha), Pon Riani (Khonghucu), Ibu Emi Senewe, KH Rivan dan Pdt Manampiring (BAMAG-LKKI) dan Marsel Sepang (PELSIS Sulut).
Untuk itu, mewakili Pemerintah dalam hal ini Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Kaban Kesbangpol Daerah Provinsi Sulut Steven Liow menyampaikan banyak terimakasih atas langkah yang dilakukan para Tokoh Agama, FKUB Sulawei Utara yang patut dicontoh.
“Kita yakin, Mujizat TUHAN akan terjadi. Pak Gubernur berharap, ini dilakukan di rumah rumah ibadah atau di rumah masing-masing setiap pukul 16.00 Wita dan pukul 04.00 Wita,” ungkap Steven Liow.
“Kita lakukan Gerakan Doa Bersama untuk Keselamatan Dunia ini, dari Sulawesi Utara kita berdoa juga khusus bagi Indonesia. Kita Hanya berharap Pertolongan dari TUHAN saja. Kiranya Tuhan akan menolong kita semua,” tambahnya.
Selain itu juga, kata Steven Liow, doa akan dilaksanakan pada Sabtu Malam dan Minggu Malam.
“Bersujud dan bersyukur, karena hasil Pemeriksaan dokter terhadap salah satu warga yang diduga kena Covid-19, hasilnya Negatif. Untuk itu, mari kita berdoa dan untuk dua minggu kedepan, kita jauhi tempat keramaian umum agar kita bisa menghambat penyebaran Virus Corona. Ini aksi nyata memutuskan sebaran Virus Corona, dan jagalah kesehatan termasuk membatasi jabatan tangan, diganti dengab Salam Kasih, Salam Damai dan Salam Sehat,” tutup Steven Liow. (Ferry)






