Trump Sebut Amnesti Hillary Bencana

oleh
Trump tuding kebijakan imigrasi Hillary akan jadi bencana bagi AS. (Foto: CBS News)

Loading

Trump tuding kebijakan imigrasi Hillary akan jadi bencana bagi AS. (Foto: CBS News)
Trump tuding kebijakan imigrasi Hillary akan jadi bencana bagi AS. (Foto: CBS News)

LAS VEGAS – MediaManado.com – Hillary Clinton menyebut visi imigrasi Donald Trump adalah menghadirkan penegakan hukum besar-besaran yang harus mengumpulkan banyak orang, yakni para pengungsi yang tidak masuk ke negara ini dengan dokumen perjalanan lengkap. Lalu menempatkan mereka ke dalam pesawat terbang, kereta dan bus-bus untuk dideportasi ke negara asalnya.

Trump pun mengonfirmasi bukan itu yang akan dia lakukan. Tetapi pemerintahannya tentu akan mengirimkan orang-orang yang dinilai buruk untuk kelangsungan bangsa dan negara untuk diungsikan ke luar dari AS. “Khususnya mereka yang tinggal di negara ini secara ilegal,” ujarnya dalam laga final debat capres AS 2016 di University of Nevada, Las Vegas, Kamis (20/10/2016).

Perihal memperkuat perbatasan, kedua kandidat sepakat. Hillary menambahkan pihaknya akan mereformasi kebijakan dan sistem imigrasi. Lalu membuat peraturan baru untuk menjadi warga negara AS dan segera dalam 100 hari keterpilihannya sebagai Presiden AS, dia akan mengajukan kebijakan itu kepada Kongres.

“Itu tidak adil,” sela Trump. “Clinton ingin memberikan amnesti (pengampunan terhadap para pendatang ilegal) dan itu adalah bencana. Kebijakan itu juga tidak akan adil bagi orang-orang yang sudah lama menunggu dinaturalisasi,” serunya.

Hillary pun tidak mau kalah. Walaupun belum waktunya mendebat, dia mengecam, “orang ini (Donald Trump) memanfaatkan tenaga buruh tak berdokumentasi untuk membangun Menara Trump dan membayar mereka dengan upah yang rendah.”

Ia menuding miliarder AS itu telah mengeksploitasi pekerja. Untuk itu, Hillary menambahkan, “saya ingin orang-orang justru keluar dari bayang-bayang perusahaan besar seperti itu.”

EDITOR : INYO R.