MANADO, MediaManado.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy mengatakan Iven Olimpiade Sains Nasional merupakan sarana lomba ilmiah yang memiliki tujuan memperoleh bibit ilmuan yang dimiliki bangsa Indonesia.
Para ilmuwan muda yang kini berada di jenjang bangku sekolah menjadi aset bangsa Indonesia kedepan sehingga bangsa Indonesia sudah saatnya memiliki generasi emas dalam bidang ilmu pengetahuan.
“Maka adik-adik inilah merupakan ilmuwan muda dan juga menjadi aset bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan sehingga Indonesia kelak memiliki generasi emas,” tandas Mendikbud RI Muhadjir saat menutup Iven Olimpiade Sains Nasional di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jumat (05/07/2019) pagi.
Menurut Muhadjir, bangsa Indonesia memang sepantasnya memiliki generasi emas, suatu generasi yang terdiri dari pakar berbagai disiplin ilmu, banyak ilmuwan muda yang dapat memberi kontribusi dalam bidang penelitian dan kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.
“Bahkan, kita tidak boleh kalah dengan para ilmuwan dunia dengan berbagai disiplin ilmu. Kalian adalah aset bangsa. Kalian adalah generasi harapan bangsa Indonesia,” ungkap Menteri Muhadjir Effendy.
Diapun berharap, dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan terus menjadi sarana melatih potensi diri dan kecerdasan.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sukses menggelar ivent Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA 2019 yang diikuti 1.073 siswa, pendamping, juri dari sejumlah daerah di tanah air.
Iven OSN di selenggarakan sejak tanggal 30 Juni – 6 Juli 2019 di Sulut, dimana lokasi pelaksanaan lomba tersebar di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Tomohon.
Acara penutupan ini dirangkai dengan pengumuman para pemenang sesuai bidang lomba OSN SMA dan penyerahan piala dan hadiah lomba.
Hadir pada penutupan OSN SMA 2019 diataranya Sekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen SE, Kepala Dikda Sulut, dr Grace Punuh MKes dan para Pejabat Esolon 1 Kemendikbud, Kepala SMA dan SMK dan para peserta OSN SMA. (Ferry)









