MANADO, Mediamando.com – Guna meningkatkan kreatifitas dalam berinovasi untuk menunjang pembangunan infrastruktur Pemerintah Indonesia khususnya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Politeknik Negeri Manado (Polimdo) mengutus para mahasiswa terbaik jurusan Teknik Sipil Program Studi (Prodi) Konstruksi Bangunan Gedung pada sesi Mixing Day, Jumat (17/03/2023) untuk mengikuti lomba kuat tekan beton di Petra Civil Expo 2023 dengan Tema: Alteration for Maintaining Viable Infrastructure.
Lomba yang bertujuan dalam membentuk kreatifitas mahasiswa dalam membuat campuran beton yang inovatif dengan merubah takaran mix designnya agar dapat menciptakan struktur yang kokoh sesuai dengan perancangan.
Menurut Ketua jurusan Teknik Sipil, Ir. Seska Nikolas MT, dengan ikut berpartisipasinya mahasiswa Polimdo dalam lomba tersebut, diharapkan mahasiswa dapat memahami mengenai campuran dan cara pembuatan beton tipe low cement concrete, maupun proses pembuatan beton bermutu tinggi.
“Dengan lomba ini, dapat menguji kemampuan mahasiswa Prodi Konstruksi Bangunan Gedung terhadap apa yang sudah di ajarkan selama ini. Bagaimana para mahasiswa dapat mengeksplorasi kreativitas dalam pembuatan beton yang efektif, inovatif, ekonomis, ramah lingkungan dan bermutu tinggi,” ungkap Nikolas.
Dalam lomba tersebut, Polimdo mengutus tiga mahasiswa diantaranya Lidya Gabriel Kaeng (NIM: 21012061), Agung Pratama (NIM: 21012059) dan Merry Sisilia Moray (21012034). Para mahasiswa tersebut didampingi Dosen Pembimbing yaitu Ventje Berty Slat ST MT yang merupakan Kepala Laboratorium Uji Material, Jurusan Teknik Sipil.
Lomba ini dilaksanakan dalam 2 bentuk yaitu, : Mixing day(Offline) pada Jumat 17 Maret 2023 dan Testing day (Online) pada 14 April 2023 bertempat di kampus Universitas Kristen Petra, Surabaya, Jawa Timur.
Diketahui bahwa Pada saat ini, setiap negara terus berlomba untuk mengembangkan sektor infrastrukturnya. Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu tolak ukur kemajuan suatu negara yang menunjukkan bahwa infrastruktur mempengaruhi beberapa aspek yang menentukan kemajuan negara seperti perekonomian dan akses antar wilayah. Pembangunan infrastruktur sendiri memiliki sifat yang berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan akan terus berkembang sejalan dengan waktu. Maka dari itu, Indonesia juga harus terus memajukan dan melakukan perkembangan dalam pembangunan agar dapat bersaing di dunia luar. Seiring berkembangnya dunia, kebutuhan masyarakat menjadi lebih banyak, hal ini menuntut pembangunan infrastruktur yang ada untuk lebih efektif dan efisien.
Salah satu bentuk infrastruktur yang paling berdampak bagi masyarakat adalah bangunan. Bangunan merupakan hal umum yang ditemui yang menjadi tempat bagi manusia untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Seperti yang kita ketahui, bangunan tersusun oleh berbagai komponen seperti balok, kolom, pondasi, tembok, dan paving taman. Salah satu material dasar yang sering digunakan untuk membentuk komponen-komponen ini adalah beton. Beton merupakan salah satu bahan bangunan komposit yang terdiri dari campuran agregat halus seperti pasir, agregat kasar seperti kerikil dan batu pecah, agregat lain, semen, dan air. Terkadang, admixture beton juga ditambahkan untuk menghasilkan beton dengan kondisi khusus.
(DM)





