
MINUT, Mediamanado- Sepertinya partai ‘wong cilik’ yang selalu diklaim PDI Perjuangan sangat nampak di Kabupaten Minahasa Utara. Buktinya, permasalahan kompleks yang timbul di tengah masyarakat akibat pandemi Covid 19 menjadi materi usulan Fraksi PDI Perjuangan Minut untuk direalisasikan di perubahan APBD Minahasa Utara tahun 2020.
Adapun beberapa hal yang menjadi pandangan umum fraksi PDI Perjuangan Minut, dalam rancangan peraturan daerah tingkat pertama atas perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD-P) tahun anggaran 2020 yang dibacakan oleh wakil ketua Fraksi PDIP di DPRD Minut Novi Paulus.
Mengingat, dalam pelaksanaan APBD Minut tahun 2020 terdapat mata anggaran pada beberapa perangkat daerah yang mengalami pergeseran. Hal ini menurut Novi Paulus, dikarenakan perkembangan ekonomi makro dan penyesuai dana tranfer dari pemerintah pusat serta pengaruh pendapatan asli daerah (PAD).
“Kegiatan pembangunan daerah yang tertuang dalam perubahan APBD Minut 2020, agar diprioritaskan pada program dan kegiatan yang harus dilaksanakan untuk perbaikan tingkat hidup masyarakat serta memperhatikan agenda pemda yang bersifat rutin dan insedentil yang mempengaruhi APBD tahun 2020,” ujar Paulus di mimbar terhormat ruang sidang kantor DPRD Minut.
Hal yang menjadi pandangan umum fraksi PDI Perjuangan antara lain;
1. terkait pergeseran anggaran dalan rangka penanggulangan Covid 19, harus didahului dengan surat pemberitahuan dan evaluasi penggunaan anggaran serta dilaporkan kepada DPRD,
2. PDIP meminta agar setiap kegiatan yang dijabarkan oleh perangkat daerah harus memperhatikan skala prioritas yang menyentuh langsung dengan kepentingan masyarakat,
3. Agar Pemerintah daerah memperhatikan biaya operasional pada setiap perangkat daerah seperti kebutuhan listrik, Air bersih dan lainnya yang sangat dibutuhkan,
4. Meminta agar penyelesaian pembayaran tunjangan kerja daerah (TKD), Siltap perangkat desa serta honor THL dan guru-guru sertifikasi, non PNS agar dibayarkan karena menjadi hak dari setiap pegawai yang ada di kabupaten Minahasa Utara,
5. Sehubungan dengan kebersihan, agar diperhatikan anggaran operasional pengangkutan sampah maupun alat berat yang berada di TPA sehingga permasalahan sampah segera teratasi.
Pjs. Bupati Minut Clay Dondokambey saat mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Minut langsung menanggapi. Hal penting yang dipandang perlu untuk di tindaklanjuti, dikatakan Dondokambey telah disetujui oleh TAPD untuk direalisasikan di Perubahan ABPD Minut.
“Siltap perangkat desa, TKD dan honor THL, dan gaji guru serta anggaran operasional untuk kebersihan sudah ditindaklanjuti atau akan dibayarkan pada perubahan anggaran APBD Minut tahun 2020. Adapun hal lain yang menjadi pemandangan umum dari fraksi, juga akan kami perhatikan guna kepentingan minahasa utara yang lebih baik,” ujar Dondokambey. (Sweidy Pongoh)






