MITRA, MediaManado.com – Baru setahun memimpin, Hukum Tua Silvia Bokingo telah berhasil membangun Desa Ponosakan Indah. Srikandi inipun mengutamakan transparansi dan semangat kebersamaan membangun desa melalui sejumlah program pro rakyat, yang terus dilakukan demi membawa Desa Ponosakan Indah yang maju dan masyarakatnya hidup rukun, nyaman dan makmur.
“Saat ini saya sangat bersyukur kepada Sang Maha Kuasa, karena masih diberikan kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Ini semua untuk kemajuan dan perkembangan masyarakat dan Desa Ponosakan Indah,” kata Hukum Tua, Silvia Bokingo saat ditemui awak media di Kantor Desa, Rabu (14/10/2020).
Malahan, tambah dia, di masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya selalu mendorong agar seluruh masyarakat bisa mendukung program Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam memutuskan rantai pandemi Covid-19.
“Saya selalu menganjurkan kepada seluruh aparat dan masyarakat agar senantiasa hidup bersih, selalu mengikuti protol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” ujar Silvia.
Semua program yang sudah terlaksana, kata Silvia, berkat kerjasama yang baik antara aparat desa, BPD dan juga masyarakat.
“Saya selalu meminta agar mereka selalu berkerja sesuai tupoksi, aparat desa dan BPD bisa kerjasama dalam peningkatan kinerja dan loyalitas,” ungkap Silvia.
Dalam sistem keuangan, pihak desa melakukan transaksi melalui Kasda Online Bank Sulut Go, agar memudahkan transaksi dengan pihak ketiga.
Selain itu, ia pun menaparkan secara transparan pelaksanaan program.
“Seperti saat ini, program yang baru kami lakukan yaitu pembagian bantuan untuk 2 kelompok UMKM, dimana setiap kelompok terdiri dari 10 orang,
• Kelompok Usaha Ikan ,mendapat pemberian bibit ikan mujair dan pakan
• dan kelompok ibu – ibu UMKM , yang mendapat bantuan berupa alat masak dan dan mesin jahit Rp 22.500.000,” ungkapnya.
Sementara program lain yang dilakukan pada Tahun Anggaran 2020 dengan pagu anggaran Rp 723. 760.000, yang dikurangi 10.800.000 = 712.960.000 meliputi;
1. Bidang pelaksanaan pembangunan desa total Rp 571.148.499 yang terbagi :
* Perpustakaan milik desa Rp 9.690.000
* Posyandu makanan tambahan bayi dan balita juga lansia dan honorarium Rp 31.600.000.
2. Bidang pekerjaan umum dan penataan ruang Rp 375.000.000 yang terbagi :
* perintisan pembangunan jalan desa sepanjang 1200 Km Rp 198.000.800
* penutup plat dainase dengan panjang 84 M Rp 64.000.600
* Rehab balai desa dan gudang barang Rp 111.839.649 termasuk pajak dan PPh dan PPN
* pembangunan dan rehabilitas plat deker 11 unit jumlah anggaran Rp 63.000.400 dan tambahan dalam APBDes 2 unit menjadi Rp 8.305.850
3 . Untuk pembangunan bank sampah Rp.6.000.000
4 . Bidang perhubungan informasi dan informatika sudah termasuk honor operotor desa dan juga pengadaan sound system Rp 25.840.000
5 . Biaya pemeliharaan lampu alan 45 unit Rp 8.273.000
6. Pemberdayaanan masyarakat desa peningkatan kapasitas aparatur desa dan kelompok UKM Rp 68.648.941.
7. Bidang penanggulangan bencana darurat
• BLT yaitu 23 KK / Desember 2020,
* pengadaan termo Gan 2 unit Rp 2 juta
* Tempat/Tong air cuci tangan 4 unit
Total 95.656.000. (Alfian Soriton)








