Vaksinasi Warga Minut Capai 69 Persen, Data PCare baru 53 Persen

oleh
Vaksinasi yang disaksikan langsung Kadis Kesehatan Stella Safitri beberapa waktu lalu di Wori.

Loading

Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, minggu kemarin membuka gerai Vaksinasi di Jln perbatasan Minut-Manado.
Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, minggu kemarin membuka gerai Vaksinasi di Jln perbatasan Minut-Manado.

MINUT, Mediamanado – Ternyata tingkat vaksinasi masyarakat yang berdomisili berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) Kabupaten Minahasa Utara, sudah hampir mencapai 70 persen sampai tanggal 29 November 2021.

Hal tersebut disampaikan kepala Dinas Kesehatan Minut, Stella Safitri. Menurutnya, data KTP saat ini sudah di angka 69 Persen. Hanya saja, pemerintah pusat masih menggunakan hasil data PCare sebagai ukuran. “Kalau data KTP masyarakat Minut sudah capai 69 Persen,” ujarnya di sela kegiatan rapat Paripurna APBD Tahun 2022, ruang sidang kantor DPRD Minut.

Vaksinasi yang disaksikan langsung Kadis Kesehatan Stella Safitri beberapa waktu lalu di Wori.
Vaksinasi di atas kendaraan milik TNI yang disaksikan langsung Kadis Kesehatan Stella Safitri beberapa waktu lalu di Wori.

Lebih lanjut ketika ditanyakan apakah juga berdasarkan dosis vaksin yang terpakai,  Kadis Selfi (Stella Safitri) membenarkan. Sebab, sebelumnya masyarakat Minut banyak yang ikut vaksinasi di luar Kabupaten Minahasa Utara. “Banyak warga minahasa utara yang ikut Vaksinasi di luar (Minut). Sehingga proses pendataan melalui aplikasi PCare bukan tercatat di Minut melainkan daerah lain,” jelasnya.

 

Sementara itu, data vaksinasi di Kabupaten Minahasa Utara berdasarkan data PCare ada pada angka 35 persen hingga Senin 29 November 2021. “Data PCare untuk Minut masih pada angka 53 persen,” tambah Kadis Selfi.

Aplikasi Pcare vaksin COVID-19 sendiri merupakan bagian dari sistem informasi satu data vaksinasi COVID-19. Pcare mendukung proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan, serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi COVID-19. (**)

Penulis: Sweidy Pongoh