MITRA, MediaManado.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi dan Advokasi kebijakan pemerintah daerah terkait penyelengaraan Paud Holistik Integratif (HI)
Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Mitra Drs Jesaja J Legi dengan menghadirkan narasumber Billy R Kawuwung, Spd (Satker P3MD Sulawesi Utara) dan Dra Maasje Jeine Kalalo Mpd, (BP Paud 2 Diknas Sulawesi Utara) digelar di Sport Hall Kantor Bupati Mitra, Rabu (23 /11/2020).
Wabup Jesaja Legi dalam sambutan mengatakan, anak adalah anugerah Tuhan, tempat keluarga meneruskan cita-cita dan garis keturunan, harta yang berharga yang harus dijaga, dirawat dan dididik, agar anak bisa tumbuh menjadi cerdas dan terampil sesuai dengan slogan pendidikan di negeri ini.
“Keberhasilan anak usia dini merupakan landasan bagi keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya, karena usia dini adalah usia emas bagi seseorang,” kata Wabup Legi.
Dijelaskan, bila seseorang pada masa itu mendapatkan pendidikan yang tepat bagi pertumbuhan dan perkembangan jasmani maupun rohaninya, maka ia akan mempunyai kesiapan belajar yang baik yang merupakan kunci utama keberhasilan belajar pada jenjang berikutnya.
Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh dinas pendidikan, akan tetapi merupakan tangung jawab semua lintas sektor organisasi perangkat daerah stakeholder gugus tugas.
“Saya mengucapkan selamat atas diteguhkannya Gugus Tugas HI Kabupaten Mitra, karena dibentuknya gugus tugas ini, maka percepatan internalisasi guru PAUD dan pelayanan anak usia dini HI bisa terwujud. Karena PAUD dan anak merupakan hal penting dalam persiapan generasi emas yang berkualitas,” terang Wabup Legi.
Maka untuk mewujudkan cita-cita bangsa pada gugus tugas HI agar menjadi perpanjangan tangan program pemerintah terutama dalam mewujudkan misi peningkatan kualitas.
“Diharapkan Satgas yang diteguhkan ini semakin optimal menyusun program kerja untuk memastikan semua program PAUD melaksanakan layanan sesuai Holistik Integratif , terutama dalam mewujudkan visi untuk menjadikan Minahasa Tenggara berdaulat, berdikari dan berkepribadian,” tandas Wabup Legi.
Di lain pihak Billy Kawuwung, narasumber mengutip perkataan Bill Gates ‘anak-anak yang lima tahun pertama, kalau mereka kita didik dengan baik, ia akan menentukan nasib satu bangsa’.
Ia juga mengutip teori Jhon Locke, “dimana anak diibaratkan seperti kertas putih, jika coretan kita baik, maka akan baik, dan kalo kita mencoret hal yang tidak baik, maka anak itu kelak akan menjadi anak yang tidak baik,” ucap Billy.
Selain itu, penelitian membuktikan kekurangan asupan gisi merupakan penyebab utama terganggunya pertumbuhan kembang anak.
“Maka diharapkan para ibu agar memberikan perhatian pada anak, karena kebanyakan sekarang jika lagi anak minta makan, respon pertama kasih HP atau uang untuk beli snack. Berikan makanan yang bergisi bagi anak, juga kasih sayang,” ujar Billy.
Kegiatan ini dihadiri 50 peserta yang terdiri atas perangkan daerah, Kasat Bimas AKP Jefry L Panambunan, staf Kemenag, IGTKI, Ketua-Ketua PKG, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama se-Mitra.
(Alfian Soriton)








