Mitra, MediaManado.com – Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Drs Jesaja Joke Legi bersama Rombongan dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) kunjungi Pemda Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Dalam kunjungan kerja kali ini Joke Legi didampingi 15 OPD Mitra, untuk kunjungan silahturahmi ke kabupaten yang terkenal dengan penghasilan cengkeh itu, Kamis (27/5/2021)
Kabupaten Tolitoli merupakan kabupaten tua, sebaliknya kabupaten minahasa tenggara masih tergolong muda, maka wajar jika yang muda belajar kepada kabupaten yang lebih tua.
” Minahasa tenggara tergolong kabupaten yang lebih mudah dibandingkan Tolitoli, maka dalam hal ini tidak salah jika kami dikatakan mau belajar dari Kabupaten Toliloli ,” ucap Legi.
Wakil Bupati Joke Legi mengatakan, ini sebagai langkah awal dari silahturahmi yang kami bangun untuk tindak lanjut kerjasama yang lebih kongkrit ke depannya. meski ia mengakui terlalu dini bila harus ada MoU.
Legi pun berharap kunjungan silahturahmi yang saat ini dilakukan bisa membawa hasil yang baik juga dapat membawa manfaat bagi kabupaten Tolitoli dan Mitra.
” Saya berharap kunjungan silahturahmi kami bisa membawa manfaat bagi Tolitoli dan Mitra, dan saya pun berharap dengan pertemuan ini ada tindak lanjut sampai kepada MoU” tutur Legi.
Ia menambakan bahwa Kabupaten Minahasa Tenggara selalu membuka pintu bagi siapa saja yang mau datang berkunjung.
” Maka dalam kesempatan ini saya mengundang Pemerintah Daerah Tolitoli untuk melakukan kunjungan balasan ke kabupaten Mitra Sulawesi Utara,” kata Legi.
Wakil Bupati bersama dengan rombongan diterima Assisten II, Setwilda Tolitoli, Ir Muh Nur Munawar dan staf ahli, di ruang Suwot Pollimpungan, kantor bupati Tolitoli.
Di kesempatan itu Assisten Munawar menjelaskan bahwa wilayah geografis Tolitoli yang berbatasan dengan Buol, Parigi Moutong dan Kabupaten Donggala.
Dalam keterangannya ia menjelaskan, dengan luas wilayah yang mencapai 4.000 KM persegi, Tolitoli memiliki panjang pantai 453 KM persegi.
” Dari luas wilayah yang ada di Tolitoli, itu dihuni hampir seluruh etnis yang ada di Nusantara. sehingga disebut miniatur Nusantara atau Indonesia,” terang munawar
Kunjungan kerja kabupaten Mitra dengan Tolitoli kali ini ada begitu banyak hal yang menjadi pembahasan. dan kedua pihak pun membahas mulai dari penanganan covid-19, pangan sampai program Pemda Tolitoli soal pengembangan 1.000 UMKM.
(Alfian)








