
TOMOHON, MediaManado.com – Wakil Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi (Pencegahan dan Penindakan) Tahun 2019 di Wilayah Sulut yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Walikota Tomohon, Selasa (23/04/2019).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengevaluasi pelaksanaan action plan MCP tahun 2018 dan juga sosialisasi perubahan indikator penilaian yang akan dilaksanakan di tahun 2019.
Pemateri disampaikan Pimpinan tim Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Budi Waluya SE, MBA dan Ketua Koordinasi Wilayah IX Koordinasi KPK RI Dwi Aries Sudarto, SH, yaitu capaian MCP (Monitoring Centre Of Prevention) 2018 dan penyusunan rencana aksi 2019. Progres Renaksi Korsupgah Pemkab melalui perencanaan penggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, dana desa, optimalisasi pendapatan daerah, dan manajemen aset daerah. Evaluasi 2018 meliputi belum optimalnya pemenuhan evidence yang dilakukan oleh OPD terkait, koordinasi yang kurang maksimal antar OPD, kurangnya memahami indicator capaian MCP, dan beberapa evidence yang harus dipenuhi dalam MCP di luar kuasa pemda.
Tentunya, dengan kegiatan ini diharapkan pemerintah daerah dapat melakukan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dengan melaksanakan pembenahan dan peningkatan di 8 indikator MCP sekaligus juga meningkatkan untuk tidak melakukan 7 tindak pidana korupsi.
Turut hadir pimpinan tim pencegahan komisi pemberantasan korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) Bpk Budi Waluya SE, MBA (Ketua koordinasi wilayah IX Koordinasi KPK RI Bpk Dwi Aries Sudarto, SH bersama rombongan KPK RI, Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak, Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Bupati Mitra James Sumendap SH, Wakil Bupati Minsel Frangky Wongkar SH, Wakil Bupati Sitaro John Palundung SE, Sekda Kab. Minut Ir. Jemmy H Kuhu MA, Sekda Kota Bitung DR. Audy Pangemanan, Sekda Kab. Sangihe Edwin Roring SE ME. (Sampel)







