Wagub Kandouw Dorong Kabupaten/Kota Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat

oleh

Loading

WhatsApp_Image_2021-11-24_at_17-47-18

 

MANADO, MediaManado.com – Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan tahun perwujudan Indonesia Sehat.

Hal ini patut diimplementasikan hingga ke daerah sehingga berbagai program reformasi dalam bidang kesehatan disiapkan Kementerian Kesehatan.

“Banyak hal yang harus kita buat di sisa waktu empat tahun. Ini merupakan suatu pekerjaan yang besar, pekerjaan yang memerlukan kerjasama yang baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota,” kata Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw saat menghadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) yang di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Rabu (24/11/2021).

Untuk itu dalam kegiatan yang bertemakan “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku” ini, Wagub Kandouw kemudian mengajak seluruh pihak termasuk pemda kabupaten/kota serta stakeholder terkait untuk bekerjasama mendorong sektor kesehatan di Sulut mulai dari tahapan penganggaran hingga pelaksanaan program kerja.

“Tapi itu belum cukup, perlu ada ikhtiar, semangat dan tekat dari semua komponen dalam mendorong dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” terangnya.

Diketahui, kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw tersebut, juga digelar launching program Anak Sehat Anak Hebat (ASAH) serta pemberian penghargaan bidang kesehatan kepada pihak-pihak yang dianggap telah menghasilkan prestasi hebat, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19 yang diserahkan langsung oleh Wagub Kandouw.

Selanjutnya, Wagub berharap agar peringatan HKN ke-57 dapat menjadi momentum intropeksi sekaligus evaluasi dalam menyusun road-map menuju Indonesia Sehat di tahun 2025.

Terkait penanganan pandemi Covid-19, meskipun saat ini situasinya cukup terkendali, baik secara nasional maupun di Sulawesi Utara, ia mengimbau agar semua pihak untuk tetap waspada.

“Karena perang melawan Covid-19 ini adalah perang kita bersama, bukan hanya kerja stakeholder kesehatan dalam hal ini Dinas Kesehatan, dokter-dokter maupun tenaga medis lainnya. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya

“Untuk lewat penghargaan-penghargaan yang tadi sudah diberikan tadi, kiranya dapat memberi motivasi dan semangat lebih kepada kita semua, khususnya dalam upaya menangani pandemi,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam laporannya Kadis Kesehatan Sulut Debby Kalalo mengungkapkan bahwa realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu prioritas yang akan dibahas dalam Rakerda ini. Diketahui, Pemprov Sulut menargetkan pada akhir Desember nanti capaian program vaksinasi bisa berada di angka 80 persen.

Digelar secara hybrid, kegiatan ini turut dihadiri Direktur Promosi Kementerian Kesehatan dan Pemberdayaan Kemenkes Imran Agus Nurali, jajaran Forkopimda Sulut, sejumlah pimpinan lembaga/instansi vertikal, para pejabat terkait lingkup Pemprov Sulut maupun pemkab/pemkot, serta stakeholder terkait. (Ferry/*)