
MANADO, MediaManado.com – Sekalipun mendapat kritikan pedas dari lawan politik, akan tetapi Pemprov Sulut tetap menjalankan komitmen menyalurkan paket sembako bagi rakyat yang terdampak Covid-19.
Alhasil, hingga akhir pekan, Sabtu (16/05/2020), sebanyak 108.120 Paket Sembako telah disalurkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada warga terdampak Covid-19 di Kabupaten dan Kota dari 255.000 paket sembako yabg disiapkan.
Paket bantuan ini disalurkan ke warga dengan menggaet tokoh agama dan lembaga keagamaan di daerah ini.
Kepala Dinas Sosial Sulut dr Rinny Tamuntuan MKes merincikan penyaluran per Kabupaten dan Kota jumlah Paket Bantuan.
Minahasa Utara 19.228,
Minahasa 10.940,
Manado 33.048,
Bitung 11.670,
Bolaang Mongondow Selatan 150,
Tomohon 8.177,
Minahasa Tenggara 909,
Bolaang Mongondow Timur 1.152,
Bolaang Mongondow Utara 3.150,
Minahasa Selatan 3.161,
Kotamobagu 3.022,
Bolaang Mongondow 2.140,
Sangihe 3.223,
Sitaro 4.106,
Talaud 4.044
Kadis Sosial dr Rinny mengapresiasi kerjasama dari seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sulut, sehingga proses penyaluran bantuan melalui lembaga keagamaan yang tersebar di 15 kabupaten/kota berjalan lancar.
“Bantuan paket sembako akan terus disalurkan ke seluruh kabupaten kota secara bertahap. Kami juga mengapresiasi kerjasama dari pemda di kabupaten dan kota atas koordinasi yang terjalin baik walaupun penyalurannya melalui lembaga keagamaan,” katanya.
Adapun dalam penyaluran paket sembako, Pemprov Sulut bermitra dengan 839 lembaga keagamaan di Sulut, diantaranya 320 masjid, 284 gereja protestan, 31 gereja katolik, 214 gereja karismatik serta lembaga keagamaan lainnya. (Ferry/*)






