Walikota Senduk Harap Ada Duta Paskibraka Tomohon Bertugas di Istana Negara pada 17 Agustus 2021

oleh

Loading

IMG-20210303-WA0143

 

TOMOHON, MediaManado.com – Walikota Tomohon Caroll JA Senduk berharap ada Duta Paskibraka utusan Kota Tomohon saat bertugas pada Upacara 17 Agustus 2021 di Istana Negara nanti.

Hal itu disampaikan Walikota Caroll Senduk saat membuka secara resmi Seleksi dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kota Tomohon tahun 2021 bertempat di Stadion Babe Palar Tomohon, Rabu (03/03/2021).

”Kami sangat mengharapkan ada diantara kalian yang bisa terpilih untuk menjadi perwakilan Kota Tomohon di tingkat Provinsi Sulawesi Utara, bahkan dapat lolos ke tingkat nasional untuk bertugas di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2021,” kata Walikota Caroll Senduk.

“Oleh karena itu saya berharap dukungan penuh dari orang tua dan semua pihak terkait dengan pelaksanaan seleksi dan pelatihan pasukan pengibar bendera tahun 2021. Saya juga meminta agar panitia pelaksana seleksi benar-benar selektif dan penuh kesungguhan serta senantiasa mengutamakan objektifitas, agar hasil yang didapat nanti benar-benar berkualitas,” tambahnya.

IMG-20210303-WA0141

Untuk itu, kata Walikota, mengingat prosesnya yang sangat selektif, maka kepada seluruh calon Paskibraka agar mempersiapkan fisik dan psikis yang baik.

“Jaga kedisiplinan terkait waktu, pakaian, dan apa saja yang diinstruksikan oleh pelatih,” pesan Walikota.

Selain itu, kata Walikota Senduk, seorang Paskibraka harus sehat, cerdas, memiliki sopan santun, dan harus jauh dari narkoba, sehingga bisa menjadi contoh dan teladan bagi anak-anak muda yang lain.

Karena menurut Walikota, pembangunan kepemudaan bertujuan untuk mewujudkan pemuda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa bela negara dan pancasilais dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia.

IMG-20210303-WA0137

Terkait dengan hal itu, maka tujuan pembangunan kepemudaan tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan prestasi dan peran aktif pemuda dalam berbagai bidang pembangunan dengan menunjukan dedikasi yang tinggi dan mental yang kuat, serta berani mengambil keputusan yang tepat bagi upaya mengatasi masalah yang dihadapi.

“Pelatihan Paskibraka ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan kepemudaan tersebut. Selain itu, pelatihan ini juga untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan jiwa pemuda melalui kepemimpinan dan siapa yang terbaik merekalah yang akan terpilih,” ungkap Walikota Senduk.

Oleh karena itu, tambah Walikota, semuanya harus diperjuangkan sejak dini, harus benar-benar memerlukan pengorbanan, niat, tekad dan kerja keras yang tinggi dari para peserta seleksi.

Ia beralasan menjadi anggota Paskibraka tidak hanya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab menaikkan dan menurunkan bendera merah putih, tetapi mengamalkan apa yang diperoleh selama mengikuti proses pelatihan, untuk diaplikasikan saat upacara penaikan dan penurunan bendera merah putih di tanggal 17 agustus serta acara penting lainnya.

IMG-20210303-WA0140

Pelatihan pasukan pengibar bendera merupakan wahana yang sangat tepat untuk membina mental dan disiplin generasi muda penerus kepemimpinan.

Selain itu, kata Walikota Senduk, seorang Paskibraka harus sehat, cerdas, memiliki sopan santun, dan harus jauh dari narkoba, sehingga bisa menjadi contoh dan teladan bagi anak-anak muda yang lain.

Sekedar infomasi perbedaan Paskibra dan Paskibraka adalah tugas mereka. Paskibra bertugas untuk mengibarkan bendera di sekolah, sementara Paskibraka bertugas mengibarkan duplikat bendera pusaka pada tingkat Kota, Kabupaten dan Provinsi.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Drs Johny Runtuwene DEA, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tomohon Drs Ventje Karundeng serta para peserta pelatihan. (*/fr)