
Suasana bahagia serta penuh syukur oleh keluarga dan para tamu yang hadir. Kawin perak ini tidak gampang terwujud, penuh dengan perjuangan ,walau mengalami ujian, namun kedua pasangan ini mampu melewati ujian atau cobaan hidup dalam menjalani rumah tangga, hingga tiba pada puncak kawin perak.
kebersamaan dan saling menopang sebagai nilai utama yang terus dijaga hingga kini.Perayaan pernikahan perak tersebut berlangsung sederhana dan penuh bahagia . Hadir atas nama keluarga Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, didamping istri Tercinta Ny. Aniek Yulius Fitri Wulandari. Orang nomor satu atau Gubernur Sulut tersebut hadir sebagai kapasitas Keluarga Lumenta, Pangalila, Komaling. Tidak ketinggalan juga acara tersebut dihadiri tetangga satu satunya yakni Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsy S.E, M.sii, Wali Kota Kotamobagu dr Weny Gaib M.A.P, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat S.H,MH1, Sekretaris Provinsi Tahlis Gallang SIP, MM, Beberapa Pejabat Pemprov Sulut, Sekda Bolmong Abdullah Mokoginta S.H, jajaran Forkopimda Bolmong, serta pimpinan bersama anggota DPRD Bolmong, serta tamu dan undangan lainnya.
Suasana kekeluargaan terasa kuat sepanjang acara berjalan, hal tersebut mencerminkan makna pernikahan sebagai ikatan kasih yang terus dirawat dan dipelihara seiring berjalannya waktu, di tengah kesibukan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.Rangkaian acara diawali dengan kata sambutan keluarga yang lansung disampaikan putri sulung Wakil Bupati Dhea Eucharisty Lumenta yang juga adalah anggota DPRD Sulut dari Partai Gerindra.
Acara berlanjut ibadah syukur yang dipimpin Ketua Badan Pekerja Sinode GMIBM, Pdt Fekky Kamasaan, M.Th. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa 25 tahun pernikahan bukan sekadar hitungan waktu, melainkan bukti kasih yang telah ditempu, diuji, dan dimatangkan oleh berbagai dinamika kehidupan.
“Kasih sejati adalah kasih yang tetap bertahan dalam sukacita dan duka, setia saat menghadapi ujian, serta terus memilih untuk berjalan bersama dalam komitmen dan iman,” ujar Pdt Fekky Kamasaan.
Perjalanan 25 tahun, dalam ikatan pernikahan, lanjutnya, mencerminkan kesediaan pasangan untuk saling mengampuni, saling menopang, dan menjadikan kasih Tuhan sebagai dasar utama rumah tangga.
Ucapan selamat juga disampaikan Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi. Sebagai sahabat, ia menyampaikan keyakinannya bahwa perjalanan perkawinan Dony Lumenta dan Syliane Pangalila telah melewati berbagai suka dan duka, namun tetap terjaga dengan baik hingga kini, dan patut disyukuri keduanya telah dikaruniai 4 anak ( dua putri dan dua laki laki).
“Atas nama keluarga dan pemerintah daerah, saya menyampaikan selamat berbahagia di usia 25 tahun pernikahan. Sebagai sahabat dan tetangga satu satunya saya, tentu mendoakan agar selalu diberikan kekuatan, kesehatan, kesuksesan, dan kebahagiaan,” ujar Bupati Yusra.
Sementara, Gubernur Yulius Selvanus Komaling ( YSK) selaku keluarga turut menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas penyertaan dan kekuatan yang diberikan selama 25 tahun membangun rumah tangga.
“Jujur ,Kehadiran saya, bukan kapasitas Gubernur dicara ini, saya hadir selaku keluarga, Doni dan Siel adik saya, ujar Yulius Gubernur Sulut sekarang.
YSK berpesan pentingnya keharmonisan, saling pengertian,dalam menjalin rumah tangga.
“memang dalam perjalan rumah tangga pasti juga akan menemui tantangan,namun itu semua kuncinya komunikasi dan saling harga menghargai, jika ini terlaksanakan dipastikan rumah tangga tetap terjaga dengan baik” ungkap Pak Gubernur.
Peringatan pernikahan perak ini tidak hanya menjadi perayaan pribadi keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi tentang arti kesetiaan, keteguhan, dan kebersamaan dalam membangun keluarga yang harmonis dan penuh kasih dan sayang oleh suami istri dan anggota kekuarga. (ewin).








