Sejak Selasa (29/4) hingga Rabu (30/4) hari ini, PT Pertamina Gheotermal Energi (PGE) Lahendong bekerjasama dengan Pusat Studi Lingkungan Universitas Negeri Manado, menggelar Lokakarya/Pelatihan Kepemimpinan Pendidikan Kepala Sekolah khusus Tomohon dan Minahasa di Panti Semadi, Kelurahan Kolongan 1.
Kegiatan dihadiri sekitar 54 peserta, 28 di antaranya dari Tomohon sedangkan sisanya dari Minahasa. Meski tujuannya untuk membangun karakter siswa di sekolah menjadi lebih andal, namun para siswa tak dihadirkan secara langsung, tapi hanya kepala sekolah saja, dengan harapan lewat kegiatan ini, sebagai pemimpin para kepala sekolah dapat menularkannya kepada siswa lewat keteladanan dalam kehidupan setiap hari.
“Untuk pembangunan kultur sekolah yang baik dalam menghasilkan generasi berkualitas, sekarang tidak cukup dengan mentransfer ilmu pengetahuan saja, tapi perlu juga pendidikan karakter. Dan itu bisa dimulai dari pemimpin sekolah, artinya kegiatan ini sangat spesial dan bermanfaat sebab para pemimpin sekolah dibekali dengan pendidikn karakter dengan harapan dapat mentransfernya kepada murid-murid di sekolah,” ujar Prof Dr Treisye Londa, guru besar Universitas Negeri Manado, kemarin.
Penerapan pendidikan karakter di sekolah, menurutnya tak dilaksanakan sembarangan saja, tapi dikontrol langsung oleh pihaknya, mengingat kegiatan seperti ini sudah untuk keduakalinya digelar, setelah sebelumnya dikhususkan bagi para guru saja.
“Para guru maupun kepala sekolah tak hanya memantau proyek saja di sekolah atau mengajar ilmu pengetahuan, tapi juga pendidikan karakter yang selama dua hari ini akan diberikan ilmunya. Jadi, memang akan sangat bermanfaat,” tegasnya.
Prof Dr Yong Ohoitimur menilai, kultur di sekolah kini memang perlu dikembangkan, agar para kepala sekolah maupun guru dapat membantu anak didiknya untuk mengembangkan karakter yang unggul dan dapat diteladani.
“Caranya dengan apa, yakni dengan menunjukkan sikap disiplin dan relasi yang baik antarsesama guru juga kepada muridnya, agar dapat dicontohi dengan baik,” tegasnya.
Transfer pengetahuan bagi anak didik menurut Prof Yong sangat penting, tapi yang tak kalah penting dari itu adalah pembentukan karakter dan mental yang baik, sehingga anak didik tak hanya menjadi sosok yang pintar saja, tapi bermental dan berkarakter kuat untuk membangun daerah dan bangsa ini.
Humas PT PGE Area Lahendong Arie Turangan menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan pihaknya sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan mutu pendidikan di daerah, yang dana penyelenggaraannya bersumber dari dana Coorporate Social Responsibility (CSR) Pertamina.
“Jadi di sini PT PGE tak hanya melakukan eksplorasi panas bumi saja untuk menjamin lancarnya pasokan listrik, tapi juga memiliki tanggungjawab untuk membangun sumber daya manusia yang aandal dan berkarakter demi memacu peningkatan mutu pendidikan di Tomohon dan Minahasa serta Sulut pada umumnya,” tukasnya.






