Elizabeth Runtu Dorong UMKM Manado Tawarkan Wisata Berbasis Budaya Lokal

oleh

Loading

MANADO, Mediamanado.com – Pengacara Elizabeth Runtu mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sebagai salah satu upaya meningkatkan daya tarik pariwisata di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Menurut Elizabeth, pelaku UMKM perlu diberikan pembinaan dan pendampingan agar mampu menghadirkan produk serta layanan kreatif yang dapat menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai awak media di Dermaga Kawasan Megamas, Manado, Sabtu (26/9/2026).

Elizabeth mengatakan, pengembangan pariwisata di Manado dapat belajar dari pengalaman negara China, yang dinilainya memiliki sejumlah kemiripan dengan Indonesia, khususnya dalam hal potensi budaya dan pemberdayaan masyarakat.

“Karena saya sering ke China, saya melihat ada beberapa kemiripan dengan Indonesia. Mungkin kita bisa mencontoh bagaimana cara menumbuhkan minat UMKM supaya wisatawan lokal maupun internasional tertarik untuk datang,” ujar Elizabeth.

Elizabeth menilai, potensi pariwisata Sulawesi Utara tidak hanya terletak pada keindahan alam, tetapi juga pada kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.

Salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan, menurutnya, adalah menghadirkan pengalaman wisata berbasis budaya lokal melalui keterlibatan langsung pelaku UMKM.

Elizabeth mencontohkan, pelaku UMKM dapat diberikan pelatihan untuk menyediakan layanan tata rias dan penyewaan pakaian adat bagi wisatawan yang berkunjung ke Manado.

Wisatawan nantinya dapat mengenakan pakaian adat daerah, kemudian mengabadikan momen tersebut dengan latar belakang keindahan alam Sulawesi Utara.

“UMKM harus dibangkitkan minatnya. Misalnya, mereka diajarkan bagaimana mendandani wisatawan yang datang, kemudian dipakaikan baju adat kita dan difoto di alam-alam yang sangat indah ini,” jelasnya.

Menurut Elizabeth, konsep wisata tersebut berpotensi memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah kepada pengunjung dari berbagai wilayah, termasuk wisatawan mancanegara.

Selain meningkatkan daya tarik destinasi, kegiatan tersebut juga dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, mulai dari penyedia jasa tata rias, penyewaan pakaian adat, fotografer, hingga pelaku UMKM lainnya.

Dirinya berharap, pengembangan sektor pariwisata dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat setempat, bukan hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Pasti mereka juga tertarik. Selain ada pendapatan bagi negara, masyarakat kita juga bisa mendapatkan pendapatan,” tutup Elizabeth.

Dengan memadukan keindahan alam, kekayaan budaya, dan kreativitas UMKM, Manado diharapkan dapat mengembangkan pengalaman wisata yang mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat lokal.

(DM)