Rafi Wuner Bawa Nama Polimdo Juara Catur Nasional di Dies Natalis Unima

oleh

Loading

MANADO, Mediamanado.com – Mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menunjukkan kemampuan di ajang kompetisi tingkat nasional. Kali ini, Rafi Wuner dari Jurusan Teknik Sipil sukses meraih prestasi tertinggi dalam cabang olahraga catur.

Rafi berhasil merebut gelar Juara 1 pada kompetisi catur nasional antar mahasiswa yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-71 Universitas Negeri Manado (Unima), Jumat (25/9/2026).

Menghadapi peserta dari sejumlah perguruan tinggi, Rafi mampu mempertahankan permainan secara konsisten. Ia menunjukkan ketenangan dalam membaca posisi, menyusun langkah, hingga menentukan strategi untuk menghadapi lawan.

Kemenangan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian bagi Rafi secara pribadi. Gelar juara nasional itu turut membawa nama Jurusan Teknik Sipil dan Polimdo semakin dikenal melalui prestasi mahasiswa di bidang olahraga.

Capaian ini juga membuktikan bahwa potensi mahasiswa Polimdo tidak hanya berkembang melalui proses pembelajaran di kelas dan keterampilan vokasi.

Berbagai bidang di luar akademik turut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Polimdo, Ir. Rudolf Estephanus Golioth Mait, ST., MT., IPM., ASEAN Eng., menyambut positif keberhasilan yang ditorehkan Rafi Wuner.

Mait menilai olahraga catur memiliki tantangan tersendiri karena menuntut pemain untuk memiliki konsentrasi tinggi, kecermatan dalam melihat peluang, kemampuan menyusun strategi, serta ketepatan ketika mengambil keputusan.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Polimdo tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga, khususnya catur yang membutuhkan konsentrasi, ketelitian, strategi, kedisiplinan, dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat,” kata Mait.

Mait menyebut keberhasilan Rafi menjadi salah satu gambaran dari pentingnya pembinaan mahasiswa secara menyeluruh.

Menurutnya, mahasiswa perlu diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat, bakat, dan potensi masing-masing.

“Ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemahasiswaan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik, olahraga, seni, organisasi, dan berbagai talenta lainnya dapat melahirkan mahasiswa yang berprestasi,” jelasnya.

Mait pun berharap kemenangan yang diraih Rafi dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa Polimdo lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi.

Ia mendorong mahasiswa agar terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sehingga mampu menorehkan prestasi yang lebih tinggi

“Selamat kepada Rafi Wuner. Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jadikan kemenangan ini sebagai langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Polimdo bangga,” ungkapnya.

Prestasi Rafi Wuner sekaligus menambah catatan positif kiprah mahasiswa Polimdo di tingkat nasional.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Polimdo memiliki peluang untuk bersaing dan berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk olahraga, di luar kompetensi utama yang dipelajari di kampus.

(YB)