Dua Kali Turun Bantu Korban Kebakaran Pateten, Inal Kembali Salurkan Bantuan

oleh

Loading

BITUNG, Mediamanado.com – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan pengusaha asal Kota Bitung, Reynaldy Ibrahim, yang akrab disapa Inal. Tak sekadar datang memberikan bantuan sekali, Inal tercatat telah dua kali turun langsung membantu warga korban kebakaran di Pateten, Lorong Dua, Kota Bitung.

Langkah nyata ini menjadi bukti kepeduliannya terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit setelah kebakaran menghanguskan 16 rumah dan membuat warga harus berjuang memulihkan kehidupan mereka.

Pada kunjungan awal, Inal menyalurkan bantuan berupa 150 kotak makanan dan uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan warga pascakebakaran.

Namun, kepeduliannya tidak berhenti sampai di situ.

Kembali mendatangi warga pada hari ini, Inal membawa bantuan lanjutan berupa popok (pampers), bahan bangunan, dan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga korban, termasuk kebutuhan sehari-hari serta persiapan memperbaiki rumah yang terdampak kebakaran.

Dua kali turun memberikan bantuan ini memperlihatkan bahwa kepedulian Inal bukan hanya sebatas respons sesaat terhadap musibah, tetapi juga upaya untuk terus hadir bagi warga yang membutuhkan.

Bukan Kali Pertama Inal Berbagi

Kepedulian Inal terhadap korban kebakaran di Pateten, Lorong Dua, sejalan dengan kebiasaannya membantu masyarakat Kota Bitung, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.

Jauh sebelum musibah ini terjadi, Inal diketahui kerap memberikan bantuan kepada berbagai kalangan, mulai dari penyapu jalan, tukang parkir, hingga para lanjut usia (lansia) yang sudah tidak mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Perhatian terhadap kelompok masyarakat tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak harus menunggu bencana datang. Ada warga yang setiap hari berjuang mencari nafkah dan ada pula lansia yang membutuhkan dukungan karena keterbatasan fisik maupun kemampuan bekerja.

Bagi Inal, membantu sesama merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas berkat yang diterimanya.

Berbagi Melalui Prinsip BATUBARA

Kepada sejumlah wartawan, Inal mengungkapkan prinsip yang selama ini dipegangnya dalam berbagi, yakni BATUBARA, singkatan dari Berkat Tuhan Bagi Rata.

Prinsip tersebut menjadi pengingat bahwa rezeki yang diterimanya bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, tetapi juga dapat menjadi berkat bagi orang lain.

“Untuk membagikan rezeki yang Tuhan titipkan melalui saya, karena apa yang saya miliki bukan milik saya pribadi, melainkan milik orang banyak yang dititipkan melalui saya,” ungkap Inal.

Ia juga menegaskan bahwa ketulusan dalam membantu lebih penting daripada besar atau kecilnya bantuan yang diberikan.

“Jangan dinilai dari sedikitnya bantuan ini, tapi niat tulus yang dalam,” ujarnya.

Siap Kembali Membantu Sesuai Kebutuhan Warga

Tidak hanya menyalurkan bantuan, Inal juga membuka kesempatan bagi warga korban kebakaran untuk menyampaikan kebutuhan lain yang masih diperlukan.

“Iya, sampaikan saja ke nomor saya atau istri saya. Insya Allah saya akan balik lagi memberikan bantuan sesuai apa yang diperlukan nanti,” katanya.

Pernyataan ini memberikan harapan bagi warga bahwa kebutuhan mereka tetap mendapat perhatian, terutama ketika masih harus menghadapi berbagai kesulitan setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Kebakaran yang melanda Pateten, Lorong Dua, bukan hanya meninggalkan kerugian material, tetapi juga menjadi ujian berat bagi keluarga yang terdampak.

Di tengah situasi tersebut, kehadiran orang-orang yang bersedia membantu menjadi bagian penting dalam membangun kembali semangat warga.

Dua kali datang membawa bantuan, Inal menunjukkan bahwa kepedulian tidak cukup berhenti pada kata-kata. Bagi warga yang sedang berjuang bangkit, perhatian dan tindakan nyata menjadi dukungan berharga untuk kembali menata kehidupan.