
LONDON – MediaManado.com – Ekstremisme dan terorisme jadi salah satu isu yang diangkat Perdana Menteri (PM) Inggris, David Cameron, saat menjamu Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di kantornya, Downing Street No.10, Selasa, 19 April 2016 waktu setempat.
Selain mengulas kerja sama perdagangan dan bisnis serta masalah Hak Asasi Manusia (HAM), PM Cameron turut mendiskusikan bagaimana upaya memerangi ekstremisme dan terorisme global dengan Presiden Jokowi.
“Kami mendiskusikan persoalan vital tentang bagaimana kita memerangi ekstremisme dan terorisme di seantero dunia dan di sini, saya rasa Indonesia punya peran kunci untuk dimainkan,” sebut PM Cameron, diwartakan BT News, Rabu (20/4/2016) kemarin.
Di satu pihak, PM Cameron mengaku terkesan dan angkat jempol dengan upaya Indonesia selama ini – bukan hanya dalam menangani terorisme, tapi juga sekaligus membela nama baik Islam, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar.
“Selama ini saya sangat terkesan dengan apa yang saya lihat, tidak hanya soal pendekatan (cara) Indonesia dalam memerangi terorisme, memerangi ekstremisme, tetapi juga membela Islam,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, pertemuan PM Inggris dan Presiden Jokowi di Downing Street ini juga menghasilkan kesepakatan perdagangan bernilai 1 miliar poundsterling, serta kesepakatan antara Maskapai Garuda Indonesia dengan Airbus dan Rolls-Royce yang bernilai 4 miliar pounds.
Dengan kesepakatan ini, 14 Pesawat Garuda Indonesia yang selama ini dipasok Airbus A330, akan di-upgrade dengan A330neo.
“Kesepakatan ini menggarisbawahi peningkatan akan pentingnya hubungan kami dengan Indonesia, negara dengan perkembangan ekonomi yang pesat dan siap menjadi negara terbesar ketujuh pada 2030,” sambung PM Cameron.
“Kami adalah investor terbesar kelima di Indonesia dan dalam hubungan kami masih terdapat banyak potensi yang belum tergali,” tutupnya.
EDITOR : INYO R.






