MITRA, MediaManado.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas Perikanan terus berupaya mensejahterakan masyarakat lewat berbagai bantuan yang disalurkan kepada masyarakat, baik bantuan yang dari pusat maupun dari provinsi.
“Kemarin kami baru selesai menyalurkan bantuan dari pemerintah provinsi terkait dampak Covid-19 berupa BBM yang diatur oleh para kepala desa, yang diberikan kepada masyarakat berupa voucher,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mitra, Ir. Vecky Monigir ME , Jumat (04/12/2020).
Ia menjelaskan, instansi yang dipimpinnya tetap melayani permohonan bantuan berupa proposal dari masyarakat.
“Kami, Dinas Perikanan selalu membuka ruang bagi masyarakat yang mau memasukan proposal, akan tetapi tidak semua yang memasukan proposal, bisa langsung dapat respon dan ditindaklanjuti sesuai yang diminta, karena yang memasukan berkas itu banyak,” ungkap Monigir.
Hanya saja, dari banyaknya proposal yang masuk, pihaknya akan melakukan verifikasi. Untuk itu, ia berharap proposal yang diajukan benar-benar sesuai syarat yang diminta, termasuk adanya komunikasi intensif dari pemohon.
“Jika semua proposal yang sudah masuk dan lengkap, maka akan ada tim yang turun untuk memeriksa, dan sudah pasti yang akan didahulukan adalah mereka yang masuk lebih awal dan dibagi secara merata dan adil sesuai dengan kriteria yang berlaku,” tutur Monigir.
Ia menambahkan, pada tahun 2020 ada 12 unit perahu Pelang yang diberikan kepada masyarakat.
“Bulan Desember ini, kami segera kucurkan bantuan perahu Pelang tersebut untuk kelompok, seperti mesin dan alat tangkap,” ujar Monigir.
Bagi yang belum sempat menerima bantuan, diharapkan bisa bersabar. “Karena masih ada tahapan selanjutnya, jangan bosan – bosan untuk terus berkoordinasi dan lengkapi berkas,” tandasnya.
Kepada para nelayan, Kadis Perikanan inipun berpesan untuk berhati-hati, mengingat kondisi cuaca saat ini.
“Jangan karena memaksakan diri, kita tidak memperhatikan sikon yang ada, pandailah melihat keadaan. Jika cuaca buruk maka jangan dipaksakan. Ingat keluarga kita menanti di rumah,” pesan Monigir. (Alfian Soriton)






