MANADO, Mediamanado.com – Sebuah langkah baru ditempuh Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulawesi Utara dengan bergabung ke Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Manado.
Keputusan tersebut menjadi bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya wartawan sekaligus memperluas jaringan profesi di Sulawesi Utara.
Momentum bergabungnya beberapa anggota Forward Sulut ditandai melalui pertemuan yang berlangsung di Kedai Coffee Jarot, Jalan Daan Mogot, Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan itu dihadiri 16 anggota Forward Sulut bersama jajaran pengurus yang dipimpin Penasehat Marthino Limpong, didampingi Wakil Ketua Reymond Legi dan Sekretaris Christy Lompoliu.
Ketua Pokja PWI Manado, Arsenius Hut Kamrin, menyebut kehadiran Forward Sulut akan membawa energi baru bagi organisasi.
Menurutnya, wartawan yang bertugas di lingkungan DPRD memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai kinerja lembaga legislatif kepada masyarakat sehingga perlu didukung dengan wadah organisasi yang kuat.
Kamrin berharap sebagian anggota Forward Sulut dapat aktif mengikuti berbagai program organisasi serta menjadikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) maupun Kode Etik Jurnalistik sebagai landasan dalam menjalankan tugas kewartawanan.
“Selamat datang dan selamat bergabung. Semoga kehadiran teman-teman Forward dapat memperkuat organisasi sekaligus menjaga marwah profesi wartawan melalui kerja jurnalistik yang bertanggung jawab,” ujar Hut Kamrin.
Sementara itu, Penasehat Forward Sulut, Marthino Limpong, mengatakan keputusan bergabung dengan Pokja PWI Manado lahir dari keinginan untuk mendorong seluruh anggota terus meningkatkan kemampuan sebagai jurnalis profesional.
Menurutnya, organisasi profesi memiliki peran besar dalam membentuk karakter wartawan melalui pembinaan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi.
“Profesi wartawan harus terus diasah. Karena itu kami memilih bergabung dengan organisasi yang memiliki sistem pembinaan yang jelas agar seluruh anggota mampu bekerja secara profesional, independen, dan menghasilkan berita yang berkualitas,” kata Marthino.
Martino menambahkan, kualitas pemberitaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menulis, tetapi juga oleh integritas, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap etika jurnalistik. Hal tersebut menjadi komitmen yang akan terus dibangun di lingkungan Forward Sulut.
Bergabungnya beberapa anggota Forward Sulut juga menjadi catatan tersendiri bagi Pokja PWI Manado. Untuk pertama kalinya, forum wartawan yang secara khusus melakukan peliputan kegiatan DPRD Sulawesi Utara masuk secara bersama-sama ke dalam organisasi profesi tersebut.
Di sisi lain, pemilik Kedai Coffee Jarot, Budi Siswanto, memberikan apresiasi atas langkah yang diambil Forward Sulut. Wartawan senior yang pernah berkarier di Manado Post Group Jawa Pos itu menilai organisasi profesi merupakan tempat yang tepat bagi wartawan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menjaga etika dalam menjalankan profesinya.
“Semoga kebersamaan ini membawa manfaat, bukan hanya bagi anggota Forward Sulut, tetapi juga bagi perkembangan dunia jurnalistik di Sulawesi Utara,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, beberapa Forward Sulut dan Pokja PWI Manado diharapkan dapat membangun sinergi yang semakin erat dalam meningkatkan kualitas insan pers, memperkuat solidaritas wartawan, serta menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
(*/DM)





