DESA SEA, MINAHASA. Mediamanado.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) merampungkan program edukasi bertajuk “Penguatan Peran Orang tua dan Remaja dalam Pencegahan Kehamilan Remaja” di Desa Sea, Kabupaten Minahasa.
Kegiatan ini digelar untuk merespons tingginya angka kehamilan usia muda di Minahasa yang mencapai 29,44% (Data BPS 2022).
Masalah ini kian kompleks karena topik kesehatan reproduksi (kespro) masih kerap dianggap tabu dalam lingkungan keluarga.
Ketua Tim PKM Unsrat, Ns. Maria Lupita Nena Meo, S.Kep., M.Kep., menegaskan pentingnya pembenahan pola komunikasi di rumah.
Menurutnya, hasil riset menunjukkan sebanyak 53,2 persen remaja tetap memiliki perilaku seksual berisiko meskipun pengetahuan kesehatan reproduksinya tergolong baik.
Oleh karena itu, edukasi tidak cukup hanya menyasar remaja, melainkan harus melibatkan peran aktif orang tua.
Rangkaian edukasi menyeluruh ini mencakup pelatihan pola asuh komunikatif bagi orang tua serta edukasi kesehatan reproduksi yang diselenggarakan secara bertahap dalam dua gelombang pelaksanaan.
Sesi pertama dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, khusus bagi kelompok ibu di WKRI Ranting Sta. Theresia de Lisieux, Paroki St. Thomas Aquino Sea.
Selanjutnya, sesi kedua dilanjutkan pada Senin, 27 Juli 2026, bagi Umat dan Remaja Wilayah Rohani Sta.
Maria Goretti, Paroki St. Thomas Aquino Sea. Secara akumulatif, sebanyak 33 peserta hadir dan berpartisipasi aktif selama dua hari kegiatan berlangsung.
Program yang didanai oleh LPPM Unsrat melalui Hibah PNBP 2026 ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri dari Ns. Maria Lupita Nena Meo, S.Kep., M.Kep., Ns. Rina Margaretha Kundre, S.Kep., M.Kep., dan Ns. Alfonsius Ade Wirawan, S.Kep., M.Kep. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari Program Studi Ilmu Keperawatan.
Melalui kolaborasi ini, warga Desa Sea diharapkan dapat membangun komunikasi keluarga yang lebih terbuka demi mencegah kehamilan usia dini secara berkelanjutan. (***)






