Bupati Joune Ganda Antusias Sambut Rencana Ribuan Mahasiswa Unsrat KKT di Minut

oleh

Loading

Screenshot_20220816-080959_WhatsApp

MINUT, Mediamanado – Kabupaten Minahasa Utara secara khusus dipilih oleh Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) untuk jadi tempat Kuliah Kerja Terpadu (KKT) ribuan mahasiswa. Hal ini dikarenakan Kabupaten Minahasa Utara merupakan salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP) di Indonesia.

Untuk itu, Bupati Joune Ganda yang menerima kunjungan Tim P3KKNT Unsrat menyambut baik dan begitu antusias atas rencana KKT ribuan mahasiswa Unsrat tersebut.

Screenshot_20220816-080946_WhatsApp

“Kami akan menunjang apa yang menjadi program Universitas Sam Ratulangi. Salah satunya dengan KKT ini, yang pasti, Pemkab siap berkolaborasi untuk menunjang apa yang menjadi kendala nantinya. Dan terima kasih kepada pihak rektorat Unsrat yang telah menjadikan Kabupaten Minahasa Utara sebagai wilayah KKT tahun 2022 pasca Pandemi Covid 19,” jelas Bupati melalui Kadis Kominfosan Theodore Lumingkewas.

Sementara itu, Koordinator Pusat KKT Unsrat sekaligus Koordinator Pusat Hukum dan HAM Dr. Rignolda Djalaluddin M.Sc usai melakukan audiensi dengan Bupati Joune Ganda di ruang kerjanya, Senin (15/08/22) kemarin, bahwa Unsrat melalui Pusat Pengelolaan dan Pengembangan Kuliah Kerja Terpadu (P3KKNT) pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) akan melaksanakan Program Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Angkatan ke-132 di Minahasa Utara dalam waktu dekat.

Screenshot_20220816-081018_WhatsApp

“Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Minut dalam hal ini Bupati Joune Ganda yang sudah menerima kami dan menerima mahasiswa untuk melaksanakan KKT di Minut dalam waktu dekat,” ujarnya.

Dikatakan M’ner Rignolda, pihaknya akan menyebar kurang lebih 2600 mahasiswa akhir yang telah mencapai bahkan melebihi 100 SKS untuk ditempatkan di setiap Desa dan Kelurahan yang ada di Minut termasuk daerah Kepulauan.

“Sehubungan dengan rencana pelaksanaan kegiatan tersebut, tim KKT Unsrat telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dalam waktu dekat. Dan kami juga mengapresiasi Pak Bupati Joune Ganda yang siap memberikan materi dalam kegiatan nanti,” jelasnya kepada mediamanado.com.

Pada kesempatan ini ditambahkan M’ner Rignolda, Minut menjadi tujuan karena kami melihat kebutuhan masyarakat dan berharap mahasiswa yang melakukan KKT bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. “Coba bayangkan, bahwa Kabupaten Minahasa Utara akan berkontribusi atas lahirnya ribuan calon sarjana lulusan Unsrat nanti. Semoga, calon mahasiswa ini, selama 21 hari berada di tengah masyarakat Minut, bisa memberikan manfaat,” tuturnya.

Ditambahkan M’ner Max Sondakh, SH. MH yang turut hadir dalam audiens, menyampaikan salah satu tujuan KKT adalah mengefektifkan kembali apa yang pernah dilakukan oleh Unsrat di Desa-desa yang ada di Minut.
“Pada tahun 2016 lalu, kami pernah membuat tamplate website desa di seluruh Minut oleh mahasiswa KKT. sehingga pak Bupati Joune Ganda begitu mendukung rencana untuk mengefektifkan kembali website desa sehingga bisa menunjang program Pemkab Minut apalagi Minut merupakan daerah tujuan wisata dan sebagai kawasan ekonomi khusus,” jelas Sondakh yang diiyakan M’ner Rignolda Djalaluddin.

Lebih lanjut, hasil akhir nantinya dari pelaksanaan kegiatan KKT di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Minahasa Utara, ada output yang akan dihasilkan untuk memberi nilai tambah bagi desa itu sendiri. Salah satunya adalah dengan bimbingan cara menginput data-data desa melalui website dan aplikasi lainnya. Belakangan diketahui, Bupati Joune Ganda tercatat Mahasiswa Pascasarjana di Universitas Sam Ratulangi, Manado. (**)

Penulis: Sweidy Pongoh