Dinsos-PMD Minut Gelar Pelatihan Ekonomi Masyarakat

oleh
Allan Mingkid didampingi Bobby Najoan saat pembukaan kegiatan pelatihan.

Loading

Allan Mingkid didampingi Bobby Najoan saat pembukaan kegiatan pelatihan.
Allan Mingkid didampingi Bobby Najoan saat pembukaan kegiatan pelatihan.

MINUT, Mediamanado – Pemerintah kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (PMD) menggelar pelatihan usaha ekonomi masyarakat yang berlangsung di pendopo kantor bupati pada hari Jumat (8/11/2019).

Menurut laporan yang dibacakan oleh ketua pemberdayaan masyarakat desa bahwa dasar pelaksanaan mengacu pada Undang-undang 20 Tahun 2008 tentang usaha mikro. Sehubungan dengan pelaksanaan adalah sasarannya usaha mikro kecil dan pemberdayaan PKK untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bupati melalui Asisten II Allan Mingkid yang membuka pelatihan menyebut, bahwa peran serta UKM adalah sangat strategis untuk mengembangkan perekonomian kmasyarakat. peran serta Usaha Ekonomi Masyarakat atau Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) sangat strategis bagi perekonomian daerah dan Nasional.

“Unit usaha sangat tergantung pada SDM yang solid dalam organisasi dan ketrampilan manajerial. Masyarakat harus mampu menggali potensi di sektor UMKM,”ujar Mingkid.

Ditambahkannya, kabupaten Minut menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang telah ditetapkan Presiden RI Ir. Joko Widodo dan bisa menjadi primadona baru di sektor pariwisata nasional dan mancanegara. “Dengan itu, masyarakat atau pelaku usaha dapat menjual produknya seperti Budaya, seni serta kuliner Minut harus kita angkat jangan sampai diambil pihak lain,” tuturnya.

Narasumber Meildy Pascoal Akademisi dari Poltekkes Manado, menyebut bahwa peningkatan gizi masyarakat melalui tangan lokal, dan hidup sehat tanpa korupsi.
“Makan lokal mulai tergeser karena sudah meningkatnya makanan luar,” kata Pascoal

Sementara itu, kepala Dinas Sosial serta PMD Bobby Najoan  dalam arahannya, bahwa kegiatan ini kita melibatkan pelaku-pelaku usaha dan juga kita melibatkan PKK dan seluruh element masyarakat tingkat desa.
“Saya harapkan dengan kegiatan ini kita bisa pahami secara luas dan hal-hal apa saja kita bisa melakukan terobosan  untuk perkembangan ekonomi masyarakat di desa. Dan juga ada menyinggung tentang stanting, karena itu relasi di Desa faktor gizi,” ujar Najoan. (swp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *