
MINUT, Mediamanado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten dan Kota. Tak terkecuali dengan Pemkab Minut yang tengah gencar melakukan vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Saat jadwal Vaksinasi di wilayah kepulauan, Gubernur Olly Dondokambey bersama Forkopimda melakukan peninjauan proses vaksinasi Covid-19 di sejumlah Desa yang berada di Pulau Talise dan Pulau Gangga.
Menurut Gubernur, agar masyarakat mengikuti instruksi pemerintah untuk vaksinasi Covid-19, guna memutus mata rantai penyebaran dan tetap menjaga kesehatan terutama dengan melaksanakan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Menurut Bupati Joune Ganda melalui Kadis Kesehatan Minut, pihaknya berterima kasih kepada Gubernur Olly Dondokambey bersama Forkopimda Sulut yang sangat memperhatikan masyarakat Minut khususnya daerah kepulauan.
“Terima kasih pak Gubernur dan Forkopimda atas kunjungannya, kami juga menhajaku masyarakat untuk mengikuti vaksinasi covid 19. Dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya sembari membeber jumlah data sasaran penerima Vaksin di wilayah kepulauan, diantaranya;
Sasaran Vaksinasi Covid 19 umur 18 tahun ke atas:
PULAU TALISE
1. TALISE = 449
2. AIRBANUA = 407
3. WAWUNIAN = 308
4. TAMBUN = 474
Total = 1.638
PULAU GANGGA
1. GANGGA I = 1.315
2. GANGGA II = 561
Total = 1.676

Sementara itu, ketua DPRD Minut Denny Lolong tampak bersama Bupati Joune Ganda turut melakukan peninjauan bersama, mendampingi rombongan Gubernur dan Forkopimda Sulut. Menurut Delon sapaan akrabnya, bahwa antusias masyarakat di kepulauan sangat menerima dengan baik upaya pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mensukseskan program vaksinasi Covid-19.
“Kami apreasiasi kepada warga masyarakat yang ada di kepulauan, karena tidak takut dengan vaksinasi. Tentunya hal Ini menjadi contoh bagi warga lainnya untuk tidak takut dengan suntikan vaksin Covid 19. Kami DPRD dan Pemkab mengajak masyarakat Minut untuk mengikuti vaksinasi agar penanganan kasus COVID-19 di daerah kita cepat terkendali dan memutus laju penyebaran,” ujar Delon. (**)
Penulis: Sweidy Pongoh





