DLH Minahasa Tenggara Pantau Kualitas Udara Ambien

oleh

Loading

Screenshot_20220701-224040_Gallery

Mitra, MediaManado.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas Lingkungan Hidup memasang alat pemantau kualitas udara Ambien dengan metode passive sampler, Jumat (1/7/2022).

Guna memantau kualitas udara yang ada diwilayah kabupaten Mitra, dalam pelaksanaan alat dipasang di empat titik yang berlokasi di area perkantoran, transportasi, Pemukiman dan industri.

Pemantauan udara ambien dengan metode passive sampler adalah salah satu metode sederhana yang digunakan untuk mengukur kualitas udara ambien, udara ambien adalah udara bebas di permukaan bumi pada lapisan troposfir yang dibutuhkan dan yang mempengaruhi kesehatan manusia, makhluk hidup dan unsur lingkungan hidup lainnya. Sedangkan SO2 (Sulfur Dioksida) dan NO2 (Nitrogen Dioksida) merupakan polutan atau pencemar udara.

Screenshot_20220701-224110_Gallery

Kepala DLH Kabupaten Mitra, Drs Desten Katiandagho, SH. MAP, melalui Kabid pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, Santi Anggoronggang, Amd.Kep menyampaikan, manfaat pemantau udara ini adalah untuk mengetahui kualitas udara yang ada di Mitra,

“Dari pantauan kami Dinas lingkungan Hidup, pada pemasangan tahap pertama dibulan pada bulan februari 2022 selama 14 hari, hasil untuk kualitas udara di Kabupaten Mitra masih sangat baik,”ucapnya.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan saat ini oleh DLH adalah program Bupati Mitra, dan sejalan dengan program Direktorat Jendral Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Screenshot_20220701-224050_Gallery

“Untuk tahap kedua dilaksanakan mulai hari ini 1 juli 2022 dan pemasangan passive sampler dilaksanakan serentak di Sulawesi Utara, sehubungan alat dari kementrian maka hasil akan dikirim oleh kementrian nantinya,”ujarnya.

Ia pun mengajak agar seluruh masyarakat agar dapat mendukung program pemerintah ini dengan bersama sama menjaga alat yang dipasang.

“Sejauh ini kabupaten Mitra untuk kualitas udara masih baik, mari kita tetap jaga sehingga kedepan hasilnya akan tetap normal dan tidak berubah,”tukas Santi.

(Alfian)