Evans Steven Liow ‘Mr Problem Solver’ di Kabinet ODSK Sulut Hebat

oleh
Kaban Kesbangpol Sulut, Evans Steven Liow saat bersama Gubernur Olly Dondokambey SE pada suatu kesempatan sebelum Pandemi COVID-19.

Loading

Kaban Kesbangpol Sulut, Evans Steven Liow saat bersama Gubernur Olly Dondokambey SE pada suatu kesempatan sebelum Pandemi COVID-19.
Kaban Kesbangpol Sulut, Evans Steven Liow saat bersama Gubernur Olly Dondokambey SE pada suatu kesempatan sebelum Pandemi COVID-19.

 

MANADO, MediaManado.com – Karakteristik kepemimpinan terbangun dari loyalitas dan sens of belonging serta kepercayaan pimpinan pada tugas yang diemban dan diselesaikan secara baik dan benar seturut prinsip-prinsip manajemen kepemimpinan.

Hal ini menjadi kesaksian dan penilaian sejumlah tokoh daerah pada sosok Kepala Badan Satuan Bangsa Provinsi Sulut, Evans Steven Liow S.Sos, MM.

Pdt Johan Manampiring MSi selaku tokoh agama di daerah ini yang saat ini adalah Ketua BAMAG-LKKI Sulut turut memberi penilaian terhadap sosok Kaban Kesbangpol Sulut ini.

Menurut Pdt Johan Manampiring, patut disyukuri karena Kabinet OD-SK memiliki birokrat yang dekat dengan Tokoh Agama dan mampu mewujudkan inovasi program Gubernur dan Wakil Gubernur dengan mendapat dukungan masyarakat.

“Beliau memiliki karunia diplomasi dan komunikasi serta memiliki kemampuan membangun dan bahkan menyelesaikan masalah dengan baik,” kata Pdt Johan Manampiring.

Diantaranya, tambah Pdt Manampiring yakni membersihkan organisasi masyarakat yang memiliki pengurus ganda.

“Hal ini mampu dibersihkan dan didamaikan, seperti  BAMAG, KNPI, organisasi Budaya dan lainnya. Kami, Tokoh-Tokoh Agama sering berkomunikasi dengan baik, bahkan kami boleh dekat dengan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur serta harmonisasi antar golongan Gereja dan organisasi keagamaan ikut dibangun,” terang Pdt Manampiring.

Tokoh Pemuda Sulut, Oktavianus Kerap menilai bahwa Evans Steven Liow merupakan figur masa depan birokrat Sulawesi Utara.

“Beliau (Evans Steven Liow) piawai dalam menyelesaikan masalah dan ini dibuktikan bagaimana beliau meredam potensi konflik pemuda Sulawesi Utara dan bahkan KNPI Sulut, satu-satunya bisa bersatu atas ketegasan beliau dalam penegakan aturan perundang-undangan dalam menentukan organisasi KNPI yang sah dan yang tidak sah. Apalagi, dengan sosok Bung Rio Dondokambey SE sebagai tokoh pemersatu pemuda Sulut, sehingga generasi muda Sulut bisa bersatu dengan teguh,” ungkap Oktavianus Kerap.

Kerap menambahkan, Evans Steven Liow merupakan sosok birokrat handal dalam menangani demo, baik saat ia menerima demo-demo di Kantor Gubernur maupun di tempat lain, seluruh peserta aksi demo pulang dengan damai. Bahkan terakhir demo Mahasiswa Papua diterima beliau. Aksi demo langsung redah dan bahkan puas dalam penanganan aksi demo oleh seluruh peserta aksi demo.

“Begitu juga tugas-tugas Mision Imposible oleh OD-SK dituntaskan dengan baik, pola kerja sama TNI dan Polri berjalan dengan baik, karena intervensi Bapak Olly dan Bapak Steven Kandouw, semua berlangsung dengan sukses aman dan nyaman. Ini karena mereka menempatkan figur birokrat Mr Problem Solver dengan tepat, Bung Evans Steven Liow,” tandasnya.

Selain itu, adanya koordinasi luar biasa dan pola kepemimpinan kolaboratif yang dibangun oleh OD-SK benar-benar mampu mendorong Kesbangpol Sulut di bawah Evans Steven Liow, membangun kerjasama secara sinergis, baik dengan TNI, Polri, BIN, Kejaksaan, Pengadilan Tinggi, FKUB, BAMAG-LKKI, Ormas, KPU, BAWASLU, KEMENKUMHAM, Kanwil KEMENAG.

“Semua berjalan baik dan ini membanggakan,” tutup Kerap.

Lain halnya dengan penilaian Drs Ventje Rumambi, mantan Sekretariat KOPRI Kota Manado.

Menurut dia, rekam jejak tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada sosok Evans Steven Liow telah ia amati jauh-jauh hari.

“Saya mengamati karir Evans Steven Liow justru ketika menjadi Ketua Karang Taruna Kelurahan Taas, Sekretaris BKSAU Kelurahan Taas, Pnt Remaja GMIM Bethesda Taas bahkan menjadi KPRS Sinode GMIM. Jadi sejak muda beliau telah belajar mengabdi dalam masyarakat dan Jemaat,” ungkap Ventje Rumambi.

Ia menambahkan, di bidang Karir Birokrat, Evans Steven Liow terbilang karirnya bersinar sejak menjadi Sekretaris Kecamatan Bitung Timur saat menyelesaikan konflik akai demo Brigade Manguni di Pelabuhan Penyeberangan.

“Di sini saya melihat beliau sangat piawai mengatasi masalah,” ujar Rumambi.

Begitu juga saat dipercayakan sebagai Camat Tareran, dimana prestasi yang patut dibanggakan yakni seluruh Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) dapat berlangsung dengan baik di seluruh desa se-Kecamatan Tareran, termasuk di Suluun.

Patut pula dibanggakan saat sosok Evans Steven Liow berhasil mengatasi aksi demo Anti Pemekaran Kabupaten Minahasa Selatan. Ia terbilang sosok yang berada di balik suksesnya otonomi daerah baru yakni Kabupaten Minahasa Selatan.

“Sekalipun akhirnya, beliau dilengserkan karena diisukan terlalu dekat dengan PDI Perjuangan,” ucap Rumambi.

Karir birokratnya di Kabupaten Minahasa Selatan saat mengawal RM Luntungan sebagai Bupati saat itu, ia dipercayakan sebagai Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minsel.

“Semua tugas dan aksi demo mampu diatasi bahkan, ia ikut membawa RM Luntungan sebagai Bupati definitif,” terang Rumambi.

Saat dipercayakan sebagai Camat Touluaan, Evans Steven Liow berhasil menghadang aksi demo Anti Pemekaran Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Bersama pejuang Mitra, mewujudkan Kabupaten Minahasa Tenggara. Sosok ini dikenal dan dikenang sebagai Camat Touluaan yang hebat.

Mengapa? Karena Program Bangga Desa yang dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Touluaan, maka akses jalan dan program air bersih menuju Lowatag Bunag, Pisa bahkan daerah pedalaman boleh terbangun dan dapat diakses.

“Kantor Camat, Puskesmas, Pasar ikut dibangun lewat Program Bangga Desa yang dijalankan Camat Evans Steven Liow,” kata Rumambi.

Ia pun mendapat kepercayaan sebagai Kaban PMD dan Pemerintahan Desa Kabupaten Mitra.

Pada saat itu, ia membawa seluruh aparat desa belajar di Yogyakarta pada Kampus beliau di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (PMD) Yogyakarta. Ini tentunya, sangat membanggakan, bahkan seluruh aparat desa diusulkan agar menjadi ASN.

Selanjut Evans Steven Liow ditarik menjadi Kabag Humas pada Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sulawesi Utara.

“Ia pun sukses jadi Juru Bicara Gubernur dalam kegiatan WOC dan Sail Bunaken, terlebih terlibat langsung dalam perdebatan dan membangun opini guna meyakinkan masyarakat Sulut agar bisa menjadi Tuan Rumah WOC dan Sail Bunaken,” terang Rumambi.

Penilaian terhadap sosok Evans Steven Liow datang dari Pnt PKB Ventje Pinontoan.

Menurut Ventje Pinontoan, figur Pnt Evans Steven Liow  dimana ditugaskan, selalu berhasil.

“Beliau penggagas berdirinya Panji Josua PKB GMIM,” ucap Pinontoan.

Ia mengaku awalnya mengenal Evans Steven Liow saat diberlakukan KTP dan KK Gratis pada warga Manado yang kategori miskin.

“Amat terlebih Nikah Massal Gratis dengan antar agama. Ini sejarah bagi Kota Manado, dimana bertempat di MCC Manado, ada 1.788 pasang Nikah Masal dengan latar belakang lintas agama. Ini luar biasa, beliau toleran dan peduli pada kebutuhan masyarakat, sehingga membawa Kota Manado menjadi Pilot Project E-KTP se-Indonesia,” ungkap Pinontoan.

Namun seiring berjalannya waktu, Evans Steven Liow dipercayakan menahkodai Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulut.

Pada saat itu, memang Sulut terancam tidak bisa ikut PON Riau, karena masalah anggaran. Ada salah perencanaan, namun hal itu dapat diselesaikan dengan cara tegas. Bahkan ada salah seorang meminta uang tanpa mengikuti prosedur.

Hal ini ikut menjadi perdebatan terbuka di media atas ucapan ‘Doi ini, bukan Daong Lemong, cuma pete kong kase‘. Ada prosedurnya.

Akhirnya, beliau dijuluki dan dikenal dengan ucapan ‘Ngana kira Daong Lemong’ .

Pinontoan pun melanjutkan, bahwa karir Evans Steven Liow di Badan Kesbanpol Sulut, sangat membanggakan melalui kegiatan Bela Negara, Revolusi Mental, Kerukunan dan Toleransi serta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, sangat luar biasa.

Tidak saja itu, malahan saat dipercayakan sebagai Kasat Pol-PP Provinsi Sulut, ia berhasil mengamankan aset dan tanah Pemprov Sulut.

“Semoga kedepan sahabat saya ini, terus diberkati Tuhan dan dipercayakan OD-SK dalam kepemimpinan menuju Sulut Tambah Hebat,” ucap sejumlah Tokoh tadi.

Selamat Ulang Tahun Ke -49, tanggal 03 Agustus, Sahabatku Evans Steven Liow S.Sos MM, sukses selalu dan diberkati Tuhan Bersama Keluarga, tambah mereka.

(*/ferry)